Elf dan Islandia
Tuesday, March 31st, 2009Sebelum mendirikan pabrik peleburan aluminium, Alcoa dengan terpaksa “menunda pekerjaan hingga pakar dari pemerintah memeriksa dengan seksama areal pabrik dan memastikan tidak ada elf–peri–di daerah tersebut.” Nah, bagaimanakah cara mendeteksi elf?
Kekuatan psikis. Kemampuan untuk melihat huldufolk (makhluk gaib) ini tidak bisa dipelajari, seseorang harus terlahir dengan kemampuan ini. Biasanya kemampuan ini dimiliki anak-anak, meskipun sebagian dari mereka kehilangan kemampuan ini selepas usia 8 tahun. Sebuah survey menyebutkan bahwa 54 persen orang Islandia tidak menyangkal keberadaan peri dan 8 persen langsung menyatakan percaya, meskipun hanya 3 persen yang mengaku pernah melihat peri dengan mata kepala sendiri. Peri-peri ini biasa tinggal di bebatuan atau lereng terjal. Kota pelabuhan Hafnarfjordur, dekat Reykjavik, dianggap sebagai tempat tinggal banyak peri. Dan menurut orang Islandia, terdapat minimal 13 tipe peri, sebagian tinggi seperti manusia sementara sebagian hanya beberapa inchi, seperti peri bunga.
Sebagian kisah menyebutkan ‘gangguan’ para peri akibat pembangunan manusia yang mengganggu tempat hunian mereka. Contohnya pada awal 70an, sejumlah kontraktor berusaha memindahkan sebuah batu besar untuk membuat jalan tol di daerah Reykjavik. Seorang clairvoyant (paranormal)–Zophanias Petursson–pun disewa setelah timbul sejumlah kecelakaan kecil. Zophanias pun mengklaim telah berhasil berkomunikasi dengan para peri di daerah tersebut dan mendapatkan persetujuan mereka untuk melanjutkaan pekerjaan tersebut. Meskipun demikian, para peri tidak berhenti sampai di situ: sebuah buldozer mematahkan pipa air yang menuju areal perikanan dan menewaskan ribuan tetasan trout.
Source: How do you find an elf?
Posted in Uncategorized



Saat melakukan perjalanan ke Manado, kami menyempatkan berkunjung di Bunaken. Bunaken adalah sebuah pulau seluas 8,08 km² di Teluk Manado, yang terletak di utara pulau Sulawesi. Pulau ini merupakan bagian dari kota Manado, ibu kota provinsi Sulawesi Utara. Pulau bunaken ini adalah pulau yang termasuk dalam gugusan
Meski kurang menarik, namun ada juga informasi menarik yang bisa didapatkan di tempat itu yaitu foto pernah ditemukannya ikan purba di sekitar perairan pulau Manado Tua, pulau di sebelah Bunaken. Ikan purba tersebut disebut dengan Ikan raja laut yang merupakan salah satu hewan paling tua di muka bumi. Jutaan tahun lalu ikan ini hidup di semua perairan laut di bumi ini, tetapi sekarang, ikan ini diketahui hanya hidup di dua tempat saja di dunia ini, yaitu di Pulau Comoro di Afrika, dan di perairan Pulau Manado Tua di Taman Nasional Bunaken. Hm.. Jadi Taman Nasional Bunaken memang benar-benar tempat terkaya biodiversity lautnya..
Setelah sampai ditaman laut kapal kami berhenti dan segera ditambatkan jangkar. Di sekitar tempat berhentinya kapal kami, saya menjumpai puluhan kapal sejenis yang juga berhenti dan didekatnya banyak orang yang sedang snorkeling atau pun sedang scuba diving dengan ceria.
Setelah mulai terbiasa, dengan membawa biskuit kami mulai memberi makan ikan. Tampak ikan-ikan berwarna-warni mendekat ke tangan-tangan kami sambil memakan biskuit tersebut..wow keren…