Hadiah terindah dari sosok yang spesial
Hari ini akan menjadi hari yang akan saya ingat selalu. Hari yang sangat istimewa dan sangat berkesan untuk saya. Bukan karena saya telah genap bertambah usia, hari ini menjadi sangat istimewa. Melainkan karena pada hari ini akhirnya salah satu dari sekian banyak doa yang pernah saya panjatkan, akhirnya dikabulkan oleh Allah SWT.
Pagi ini ibu saya menelpon. Beliau mengucapkan selamat atas milad saya dan menyampaikan doa dan harapannya untuk saya. Kemudian beliau mengabarkan suatu hal yang membuat saya menjadi terharu biru.
“Lakso, ibu sudah menyiapkan hadiah buat kamu”, Ibu berkata lembut. “Hadiah apa Bu?”, aku bertanya keheranan karena bagaimana mungkin memberikan hadiah secara langsung dari tempat yang terpisah ribuan kilometer. “Mulai hari ini, Insya Allah Ibu pakai jilbab,” Ibu menjawab dengan perlahan.
Satu detik… dua detik saya masih belum bisa memberikan tanggapan. Terpaku karena begitu bahagia mendengar kabar ini dari ibunda tercinta. Akhirnya saya hanya bisa mengucapkan Alhamdulillah… Dalam hati saya berkata, “Terima kasih ya Allah, akhirnya Engkau mengabulkan doaku yang telah lama ku minta..”. Meleleh air mata saya, bahagia perasaan saya. Dari suaranya di telepon, saya juga tahu bahwa beliau pun ikut menangis terharu.
Kurang lebih sebulan yang lalu, Ibu saya juga sempat memberikan kabar gembira kepada saya bahwa akhirnya beliau belajar mengaji lagi. Tidak hanya sendirian, tapi bersama-sama dengan nenek, pembantu, dan anak pembantu di rumah saya. Suatu hal yang juga sudah saya idam-idamkan sejak dulu akhirnya terwujud. Dan kini setelah menerima kabar dari Ibunda yang mulai memakai jilbab, kebahagiaan saya semakin besar terasa. Saya sudah kehabisan kata-kata untuk menggambarkan perasaan bahagia saya di blog ini. Yang jelas hadiah ini benar-benar merupakan hadiah terbaik yang pernah saya terima selama 23 tahun terakhir…semakin terasa spesial karena hadiah ini datang dari sosok yang sangat spesial bagi saya.
Mohon doanya agar ibu saya bisa senantiasa istiqomah dan dapat menjadi muslimah yang sholehah.

Subscribe to this blog's RSS feed
Paleis Het Loo (Apeldoorn), Den Haag, and Utrecht
“Sumpah Pocong Gundul” (SPG)
Dua hari setelah lulus..
Lho, emang kapan gua lulus? Ya seperti judul di atas, dua hari yang lalu, hehe.. Harusnya peristiwa monumental kaya gitu langsung dipost ke blog ya, tapi sayangnya sejak dinyatakan lulus belum ada kesempatan, soalnya:
abis sidang gua langsung pergi makan sama adik dan orang tua gua, tidur, malamnya ke lab lagi tanpa mood nulis, besoknya berusaha merevisi laporan Tugas Akhir tapi masih belum ada mood (baik untuk ngerevisi ataupun nulis blog, hehe), malamnya ke tempat adik gua dengan kepala pusing berat buat masangin LAN card (jelas nggak ada keinginan ngeblog), balik ke kost, tidur, paginya nonton Black Lagoon sampai tamat, baca novel sambil makan McD delivery, tidur, baca novel lagi malamnya sambil ngabisin Pizza Hut satu loyang (buset, lapar amat gua)..
Jadinya baru sekarang nulis blog, sebelum tidur (lagi), dari HP pula..
Yah intinya ternyata badan gua mau istirahat dulu abis sidang.. Gua juga heran kenapa capek banget, padahal orang-orang di lab kelihatannya kerjanya lebih berat dari gua. Emang dasarnya malas kali ya, huhu..

LIT a.k.a Lost In Translation
Apa jadinya jika seorang manusia kehilangan kemampuan membaca, menulis, dan berbicara ? Lost in Translation itulah yang terjadi. Sebenarnya ini adalah istilah saya sendiri untuk menunjukkan kondisi seseorang yang kehilangan tiga kemampuan tersebut sehingga tidak dapat berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarnya. Ketiga kemampuan itu merupakan kemampuan yang paling dasar yang digunakan manusia untuk dapat berinteraksi dengan manusia yang lain. Hal inilah yang sempat saya khawatirkan sebelum saya berangkat ke Jepang. Namun akhirnya hal ini memang benar-benar terjadi. FYI, saya berangkat ke Jepang tanpa bekal bahasa Jepang sama sekali.
LIT seringkali saya alami di saat-saat pertama saya tiba di Jepang (sebenarnya hingga saat ini juga masih sering..hehe). Orang Jepang asli yang satu laboratorium dengan saya dan yang dapat berbahasa inggris dengan baik hanya sensei sedangkan teman Jepang yang lain kemampuan berbahasa inggrisnya masih sangat terbatas. Sedih rasanya tidak bisa ikut tertawa dengan teman-teman Jepang yang lain ketika ada hal-hal yang lucu atau menyenangkan. Sedih rasanya ketika tidak dapat menawarkan bantuan kepada teman-teman Jepang yang lain. Kondisi LIT juga terjadi ketika saya harus menggunakan fasilitas umum di Jepang, seperti berbelanja, naik bus, mengurus perpanjangan visa, dll. Bahkan saat perpanjangan visa, sempat terjadi salah paham dengan petugas imigrasi Jepang sehingga saya salah mengisi formulir aplikasi. Alhamdulillah, visa saya dapat diperpanjang menjelang 1 hari terakhir masa berlaku visa saya (lumayan bikin cemas.. terbayang jika perpanjangan visa saya terlambat, saya harus kembali ke Indonesia).
Kondisi LIT ini sedikit teratasi karena karakter orang Jepang yang sangat ekspresif. Saya masih bisa berkomunikasi dengan mereka meski menggunakan bahasa Inggris, dan tentu saja disertai isyarat tubuh (tampaknya bahasa yang paling universal adalah bahasa Tarzan.. he3x). Di kampus saya, setiap mahasiswa asing memiliki tutor yang membantu mahasiswa asing untuk beradaptasi di Jepang. Para tutor ini bertugas membantu mahasiswa asing dalam aktivitas sehari-harinya, contohnya mengisi aplikasi administrasi yang bersangkutan dengan perkuliahan, membuat rekening di bank, kartu kredit, dll. Tutor saya bernama Shunsaku Matsuno, mahasiswa S2 di KIT yang merupakan rekan satu grup riset IC analog dengan saya (lain kali saya akan mencoba untuk membahas lebih detil tentang teman akrab saya ini). Dalam seminggu biasanya saya harus pergi ke kampus KIT yang ada di Wakamatsu (sekitar 1 jam dari Iizuka). Biasanya saya berangkat ke Wakamatsu bersama Matsuno. Saat-saat pertama, ketika saya dan Matsuno berusaha untuk bercakap-cakap seringkali percakapan di akhiri dengan kebingungan, saya yang bingung untuk berusaha menjelaskan dalam bahasa Inggris yang masih dapat dimengerti oleh Matsuno sedangkan Matsuno berusaha mengingat-ingat arti bahasa Inggris yang saya ucapkan atau memilih kata-kata bahasa Inggris yang tepat. LIT again …
Untuk mempercepat penguasaan bahasa Jepang, dalam seminggu saya mengikuti 5 kali kelas bahasa Jepang. Guru bahasa Jepang saya, Hirata-sensei, adalah guru yang baik. Karena bahasa Inggris beliau juga tidak lancar, maka ketika beliau menerangkan seringkali menggunakan bahasa Jepang yang dipadu dengan isyarat tubuh atau gambar. Metode belajar seperti ini cukup efektif. Saat-saat belajar bahasa Jepang selalu menjadi saat yang menyenangkan, saat yang penuh dengan tawa (karena kita, mahasiswa asing, sering saling menertawakan kesalahan ketika belajar bahasa Jepang, terlebih lagi ketika kita berusaha berimprovisasi sendiri untuk menerjemahkan bahasa inggris ke bahasa Jepang ..he3x).
Alhamdulillah, lambat laun frekuensi terjadinya LIT mulai berkurang seiring dengan kemampuan bahasa Jepang yang sedikit demi sedikit bertambah. Saat ini saya berusaha untuk terus membiasakan menggunakan bahasa Jepang yang sudah saya pelajari meski masih sangat minim. Ilmu bahasa berbeda dengan ilmu eksak, bahasa harus sering digunakan agar kita lebih mudah kita ingat dan menggunakannya.

Opera 9.5 vs Firefox 3.0
After using both of internet browsers, now I can decide which one is suitable for me. The Result is OPERA 9.5.Why do I chose opera 9.5?
The first reason is stability. In my PC, sometime (often) Mozilla Firefox 3.0 crashed and need to be restarted. Hm.. so it means very unstable (in my PC). Meanwhile, Opera 9.5 is running well in my PC and never need to be restarted.
The second reason is on consuming the memory. Firefox 3.0 consumes higher memory usage than Opera 9.5. In one time, I ever checked in Windows Task Manager and found that Firefox used approximately 200.000K of memory usage but Opera 9.5 only used approximately 20.000K of memory usage for accessing the same web page.
The third reason is speed dial. Opera 9.5 has speed dial as default when I open the tab or new page but Firefox 3.0 hasn’t. This Opera feature makes me easier and quicker for opening web page with only using simple click than write an url in url form. Actually, Firefox also has speed dial plug in named “fast dial”, but this fast dial is not default included in Firefox release version and need to be installed separately. Furthermore, this fast dial plug in is based on JAVA and it consumes higher memory usage.

Event it looks like Opera 9.5 is better than Firefox 3.0, I have the problem with the Opera 9.5 when input an image in wordpress. I can not resize the image by drag and drop when inserting an image to wordpress while Mozilla Firefox can. So I do down grade my Mozilla Firefox from version 3.0 into 2.14 only for browsing my wordpress blog http://andhy.qwords.net. Another comparation can be found at here and here
Perjalanan Menuju S.T.
Alhamdulillah…
Akhirnya, setelah berjuang lima tahun kuliah di ITB, pada tanggal 26 Juni 2008 dalam sebuah Sidang Tugas Akhir saya dinyatakan LULUS sebagai SARJANA TEKNIK dari Program Studi Teknik Elektro ITB. Sebuah kebanggan yang sulit untuk diungkapkan, karena masih banyak misteri yang belum terungkap. At least, saya sudah LULUS dan bisa melanjutkan rencana-rencana hidup yang sudah disusun. Terima Kasih Pak Ridwan.. Terima Kasih banyak atas bimbingan yang telah diberikan selama menyelesaikan tugas akhir ini.
Ada kisah menarik dalam segmen hidup saya ini untuk bisa menjadi seorang SARJANA TEKNIK (S.T.). Pada awalnya saya masuk ITB, saya bertekad untuk dapat lulus dalam 4 tahun. Namun, apa daya ternyata saya memilih untuk melakukan hal lain yang dapat dijadikan bumbu sehingga pada akhir masa kuliah bisa memperoleh tambahan modal untu bertarung dalam kehidupan. Tak disangka, ternyata pilihan saya ini mendatangkan sebuah ancaman bagi akademik saya. Dan ternyata itu hampir mewujud di akhir-akhir masa penyelesaian Tugas Akhir saya yang berakibat saya tidak akan mendapat ijazah sebagai Lulusan ITB. Untungnya, atas pertolongan Allah melalui salah seorang dosen, saya bisa selamat dari hal tersebut dan berhasil lanjut untuk menyelesaikan kuliah secara normal.
Hari-hari pun terus berlanjut, masa pengumpulan tugas akhir berhasil terpenuhi dan tibalah saatnya pada masa-masa yang dinantikan oleh seorang mahasiswa yaitu Sidang Tugas Akhir. Sebuah awal yang menentukan akhir dari proses perkuliahan yang telah dilalui. Saya pun tidak luput dari hal ini. Saya memperoleh jadwal Sidang Tugas Akhir pada Kamis, 26 Juni 2008 jam8 dengan 3 orang penguji. Meskipun secara persyaratan sidang sudah terpenuhi sejak 19 Juni 2008, namun secara materi masih belum mamadai. Masih banyak hal-hal yang masih belum dipahami secara mendalam. Baik itu tentang isi tugas akhir, maupun hal-hal lain yang berkaitan dengan topik tugas akhir itu, namun di luar pembahasan. Alhasil, H-2 pelaksanaan sidang, saya masih ke lapangan untuk melakukan verifikasi atas data-data pengukuran yang saya peroleh. Namun, tidak memperoleh hasil karena perangkat yang saya gunakan untuk verifikasi tersebut kurang memadai, katanya vendornya sih underdevelopment. Ya sudah, saya pun pasrah atas data-data yang saya peroleh tersebut. Semoga Allah swt menurunkan pertolongannya pada saat sidang nanti…
H-1 adalah saatnya saya melakukan persiapan akhir untuk sidang. Pembimbing I ditemui untuk meminta saran atas bahan presentasi yang akan saya gunakan. Dan dinyatakan siap. Berikutnya giliran Pembimbing 2 yang saya temui. Nah, pada saat bertemu pembimbing 2 ini, percaya diri saya mulai turun. Beliau mengajukan berbagai pertanyaan yang seolah-olah akan ditanyakan pada saat sidang nanti. Ditambah lagi pada malam menjelang sidang itu, tiba-tiba saya sakit kepala yang sangat “senut-senut” sehingga saya harus tidur lebih awal. Di pagi harinya, ternyata saya bangun dengan kondisi yang kurang segar karena tidur dalam kondisi yang kurang nyaman.
Sambil menunggu saatnya sidang tersebut, HP saya berdering beberapa kali menerima panggilan telepon dari Bapak yang menanyakan kondisi anaknya yang akan sidang dan teman saya yang dulunya menjadi Sekretaris Umum ketika menjadi Ketua Umum sebuah organisasi.
Tibalah masa sidang itu, saya presentasikan hasil pengerjaan tugas akhir saya dalam waktu tepat 15 menit (kalau ga salah lihat jam di HP). Dan giliran penguji menanyakan banyak hal tentang hasil tersebut. Subhanallah… Ternyata tanpa disangka-sangka pertolongan Allah swt tersebut datang. Pertanyaan-pertanyaan yang dikeluarkan oleh penguji tersebut adalah hal-hal yang memang saya kerjakan, namun tidak ditampilkan dalam slide presentasi. Karena pada awalnya slide saya terlalu banyak (sekitar 60 slide), sehingga atas saran Pak Ridwan selaku Pembimbing I “kurangi slidenya jangan ditampilkan semuanya” saya menguranginya. Dan saya pun menjawabnya dengan lancar. Kemudian saya keluar untuk memberi waktu penguji bersidang. Setelah saya masuk, saya dinyatakan lulus dengan hasil baik… ALHAMDULILLAH…
Terima kasih ya Allah atas berbagai pertolongan yang engkau berikan. Sekali lagi, terima kasih Pak Ridwan atas segala saran yang telah diberikannya… [PHM]

Tsukaretta..
Today someone broke my bike! Ouch! I think it was done by a very irresponsible man or woman or both. I don’t know how he/she/they did it, but my bike’s tires (both front and back) were so flat! And it’s not just me who was “unlucky”. I met a Chinese guy who also found that his bike’s tires were broken. We chat a little bit and we tried to pump the tires, but it’s useless. They were all totally broken! As we observed the other bikes, it seems that most bikes have broken tires too. So, it must be done by someone or some people who’s insane. I mean, what the hell they will get from breaking somebody else’s bike? --*ups, I should watch my mouth!-- As a result, I went home walking and carrying my bike today.. Tsukaretta..
But apart from that, today was fun enough. I can finish something that I thought would be very difficult to do. Yesterday I had a meeting with all the team members of the project I am joining now, the “Super Bus” project (www.superbus.tudelft.nl). We were discussin...
wimbledon? *dawg*
Ada Yang Harus Berubah
Go go Spain!! The future CHAMPION of EURO CUP..
This is the SportCentrum and its big screen where I watched Spain vs Russia. A very beautiful game of Spain.. Hwahahaha.. Since Holland lost the match with Russia, I finally go with Spain. And their today's game with Russia was just so...nice! They really made three beautiful and clean goals! I really loved it!
I am sorry for the Netherlands..But even until now, I still admire their beautiful games. The way they beat Italy and France and Romania was just so amazing!! They made extremely wonderful goals.. Here's some memory pictures of my favorite team, the Netherlands:
The situation when we watched our team together in the center of town


See? I was supporting Holland!!



This is an example of fanatic Holland supporters.. You can imagine what was it like everytime Holland wins the game.. They just go crazy! Very crazy!!

Because I Love You..
愛しているから (Aishiteirukara) -KOKIA -
夕陽が空を染めながら
遠くに街は影絵になって
見つめあう二人を
黄昏(たそがれ)の国へ運ぶ
Yuuhi ga sora wo somenagara
Tooku ni machi wa kagee ni natte
Mitsumeau futari wo
Tasogare no kuni e hakobu
As the evening sun stains the sky
The town becomes a shadow picture in the distance
We gaze at each other
Carry us to a twilight land
ねぇ 愛しているから 愛しているから
あふれだす思いは 涙の泉
もう あなたの気持ちが 戻らないなら
せめて気づかないふりしていてね
この涙 かわくまで
Nee aishite iru kara aishite iru kara
Afuredasu omoi wa namida no izumi
Mou anata no kimochi ga modoranai nara
Semete kizukanai furi shite ite ne
Kono namida kawaku made
Because I love you, because I love you
This overwhelming feeling is a fountain of tears
If your feelings don’t come back
At least pretend not to notice
Until these tears dry
逢えない夜が重なって
ざわめく風が胸に生まれて
草や木々を揺らして 吹き荒れていた
Aenai yoru ga kasanatte
Zawameku kaze ga mune ni umarete
Kusa ya kigi wo yurashite fukiarete ita
More and more nights when I can’t see you
A wind of commotion stirred in my heart
Shaking ...
Holiday in Indonesian Caledar 2009
I searched using google for looking new Indonesian calendar 2009 and found in this and this and also this.
Bellow is the resume :
1. 1 Januari Kamis Tahun Baru Masehi
2. 26 Januari Senin Tahun Baru Imlek 2560
3. 9 Maret Senin Maulid Nabi Muhammad SAW
4. 26 Maret Kamis Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1931
5. 10 April Jum’at Wafat Yesus Kristus
6. 9 Mei Sabtu Hari Raya Waisak Tahun 2553
7. 21 Mei Kamis Kenaikan Yesus Kristus
8. 20 Juli Senin Isra’ Mi’rajNabi Muhammad SAW
9. 17 Agustus Senin Hari Kemerdekaan RI
10. 21-22 September Senin-Selasa Idul Fitri 1 Syawal 1430 Hijriyah
11. 27 November Jum’at Idul Adha 1430 Hijriyah
12. 18 Desember Jum’at Tahun Baru 1431 Hijriyah
13. 25 Desember Jum’at Hari Raya Natal
2 Januari Jum’at Cuti Bersama Tahun Baru Masehi
18 September Jum’at Cuti Bersama Idul Fitri
23 September Rabu Cuti Bersama Idul Fitri
24 Desember Kamis Cuti Bersama Natal
melorot bikin kami melotot
Personality Test
Talented, smart, and friendly... you're also one of the sanest people around.Haha, well, maybe this one described me better:
You are usually feeling: Happy.
From riding a unicycle to writing poetry, you have plenty of hobbies to keep you busy.
You are famous for: Being a friend to everyone.
Even the grumpiest person gets along with you.
How you life your life: Joyfully. "Super. Duper. Flooper."
