Bandung hujan es!

narpen on March 30th, 2008
INTRO Siang yang cukup cerah (minggu 30032008), gw baru pulang dari jakarta. Sampe di rumah, -udah masuk kamar- badan capek.. mau nyalain kompie, eh.. tiba2 denger tante teriak2.. HUJAN ES! ah, masa?? gw pasang kuping baik2.. iya sih, lagi ujan.. gw pikir cm ujan deres doang (gila itu ujan emang suaranya berisik aja, pletak pletok, pletak pletok..). Mendengar [...]

Subscribe to this blog's RSS feed

Chapter1: Selamat Pagi Dunia!

yayan on March 30th, 2008
Aku tidak pernah merasa bahwa pagi ini seperti pagi-pagi biasanya. Tidak ada yang biasa. Semua luar biasa, exciting! Perasaan bergairah yang membangkitkan semangat. Dan di sisi lain, ada pekerjaan-pekerjaan rutin yang biasa kulakukan tiap pagi.

Apartemen. Setelah sejenak melepas lelah, aku sedikit terhenyak oleh suara alarm handphone yang aku set menyala jam tiga pagi. Aku berjalan tergopoh-gopoh ke arah meja kerjaku, dan jam di komputer menunnjuk pukul 03.45 pagi. Jangan heran, butuh waktu 45 menit bagiku untuk bangun sampai tersadar 100%. Jadi alarm yang aku set nyala jam tiga pagi itu memang agar aku bisa bangun jam empat kurang seperempat. Komputer pun sengaja kuhidupkan karena baru beberapa jam lalu akhirnya aku menyelesaikan rancangan. Beberapa jam yang lalu yang rasanya seperti beberapa menit yang lalu.

Rasa exciting ini muncul tiap kali aku berhasil menyelesaikan rancangan. Pekerjaan yang aku geluti sampai saat ini: merancang chip. Chip dalam bahasa awam artinya keripik. Keripik kentang, keripik singkong. Aku memang suka keripik, apalagi keripik kentang. Orang Jepang bilang potato chippusu. Hampir di setiap mini market, barang ini tak pernah luput. Bagi orang Jepang, keripik kentang memiliki sensasi tersendiri yang menyebabkan potato chippusu ini terkenal. Orang Jepang suka ketika bunyi "kriiukkk" keluar saat gigi mengunyahnya. Alasan yang terdengar aneh.

Oiya, balik lagi. Jadi chip yang aku rancang itu contoh mudahnya adalah prosesor Intel Pentium Core 2 Duo 3GHz. Biar bombastis! Tapi tentu tidak serumit itu. Walau toh pada akhirnya bentuknya sama saja. Yang jelas, melihat rancanganku berhasil lolos validasi, membuatku semakin bersemangat untuk merancang chip-chip lainnya. Like dream come true. Impianku sejak lama adalah menjadi seorang yang ahli di suatu bidang. Seorang ahli yang jika ada yang bertanya jawabannya ada padaku, seseorang yang jika ada yang membutuhkan mereka datang padaku.

Jadi teringat dengan sahabatku, Heri. Aku mengenalnya ketika masih duduk di bangku kuliah. Heri adalah orang yang awalnya sangat beambisius untuk membuat usaha sendiri. Bahasa kerennya enterpreneurship. Dan kesungguhannya aku lihat dari beberapa usaha yang dia buat seperti Al-Uswah, lembaga bimbingan belajar mahasiswa yang benuansa Islam. Tapi belakangan pendapat dia sedikit berubah. Diawali ketika kami berdua mengobrol santai sambil saling curhat dan membahas permasalahan pribadi.

Sambil makan mie ayam baso dan es alpukat, dia berceletuk, "Yan, saya lagi mencari jati diri nih, menurut kamu saya lebih cocok jadi apa? Dari sudut pandang pengaktualisasian diri".

"Hmm, kamu 'kan kayaknya cocok jadi pengusaha, Her, 'kan dulu kamu kalau cerita pasti nggak pernah keluar-keluar dari kata usaha, bisnis, enterpreneur, hehe".

"Iya, tapi akhir-akhir ini saya mulai berfikir lain, Yan. Pas selesei kerja praktek, saya teh jadi mulai mikir-mikir".

Heri yang orang Sunda tulen ini lalu bercerita tentang pengalamannya kerja praktek. Baca selengkapnya.



Iffah, Sifat Muslim sejati

yayan on March 30th, 2008
Di penggalan masa ini,
dimana godaan syaitan menerjang
bak air hujan yang menerjang dengan kerasnya,
merasuk kedalam sendi-sendi kehidupan
disadari atau tanpa disadari,
di kala itu lah,
Allah memberikan kasih sayangNya kepada seorang muslim
untuk menikmati,
menikmati nikmatnya berpegang teguh pada agamanya,
dan bersabar diatasnya.

Allah yang Maha Bijaksana hendak memperlihatkan kepada kita semua, bahwa syurga hanya layak didapatkan oleh seorang yang memperjuangkan agamanya. Kalau syurga bisa didapatkan hanya dengan berleha-leha, mengapalah Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam yang memiliki hati paling suci harus mengenyam “pahit”-nya perjuangan, sampai-sampai batu-pun dipakai untuk mengganjal perutnya yang lapar? Mengapalah para shahabat radhiyallahu 'anhu yang Allah ridha kepada mereka dan mereka pun ridha kepada Allah harus merasakan “kesusahan” yang begitu luar biasanya sampai-sampai mereka berkata, mataa nashrullah? Kapankan datang pertolongan Allah? [Al-Baqarah: 214]

Wahai saudaraku, lantas pantaskah kita mendapatkan syurgaNya yang mulia tanpa perjuangan? Alhamdulillah, Allah masih memberikan kesempatan bagi kita untuk merasakan nikmatnya perjuangan. Berjuang menyelamatkan agamanya.

Maka iffah menjadi benteng bagi kita. Iffah adalah menjaga diri atau kehormatan. Menjaga diri dari hal-hal yang bisa menghinakan. Menjaga diri dari kemaksiyatan, kemalasan, atau hal-hal tercela lainnya. Para ulama berkata akar dari sifat itu adalah sabar. Bersabar ketika berhadapan dengan maksiyat yang menggoda.

Semoga kita dianugerahi sifat sabar. Innallaha ma'a as-shoobiriin.

(PAU apartment 2nd floor ^^)

Berani Berkata Tidak

yayan on March 30th, 2008
Ilmu adalah dapat membedakan antara dua pilihan,
mana yang baik dan mana yang buruk..
Ilmu adalah mampu memilih antara dua pilihan,
mana yang baik dan mana yang buruk..
Ilmu adalah mampu berkata Tidak! kepada hal-hal yang buruk..

Rabbii zidnii 'ilma, Ya Allah tambahkanlah bagiku ilmu.. Amiin

K!ck Windows : Proses Migrasi ke OpenSuse

yayan on March 22nd, 2008
/***********************************************************************
* InterMeZo
************************************************************************
* owh, udah hampir 2 bulan ga posting.....
* natsukasi na....
* ceritanya bung penulis ini lagi sibuk :
* akhir Januari itu lagi sibuk siapin sidang TA (Tugas Akhir)
* Trus sidangnya tanggal 14 Februari yg lalu.
* Trus akhir februari nya revisi
* Trus awal maret ini liburan bersama orangtua + melamar calon kakak ipar
* Pas ada waktu lowong, ga ada ide. Ya, terbengkalai blog ini
************************************************************************/
Bismillah.....
Oke, semangat baru
dengan wajah sama
tapi rambut baru (cepak rata 1 cm, pake ngutang dulu karena tukang cukurnya ga punya kembalian)
mulut bau (ini karena pas nginep di kantor lupa bawa sikat gigi + odol tentunya)

dan, yang ga kalah penting,
pake OS baru : OpenSuse
biar terbiasa dengan environment & syntax unix/linux
dan karena menanggapi wanti-wanti dari bos besar.
tapi, karena namanya jg baru, masih "sedikit" bergantung ama windows,
jadinya ni kompi punya 2 OS(Operating System) : Win & Suse

Alhamdulillah instalasi berjalan bersih & lancar. Tidak ada data terformat.
Gimana caranya...??? Ntar deh, mungkin saya buat satu blog lagi khusus masalah tekhnis gini
setidaknya buat catatan pribadi

(suara protes : ) Loh, itu judul postnya K!ck Windows, kok masih pake windows ??!!
(saya menjawab :) hehehe, itu karena barusan nonton acaranya K!ck Andy di aula barat ITB, sebenarnya nontonnya streaming si... krn ga dpt tiket :(.

Yosh, mudah2an bisa lancar posting lagi, makasih ya mas nymbh udah "mempertanyakan"

The Suse Spirit,

Butuh Lebih Dari “Kopi Kesadaran”

miaji on March 18th, 2008

Bismillahirrahmaanirrahiim

Kalo otak lagi mumet, enaknya ngapain ya?

Pernah ga ngalamin, kayanya semua hal yang mo dilakuin mentok aja! Ga bisa mikir jernih jadinya.. Dan akhirnya jadi ga produktif banget.. Padahal yang namanya kerjaan ga bisa ditunda-tunda, waktu jalan terus..

Katanya sih, cara yang lumayan efektif adalah minum kopi.. Iya gitu? Ada yang bilang, kopi bisa memacu tubuh kita termasuk jantung dan syaraf-syaraf agar bekerja lebih keras. Makanya sering ada istilah ‘kopi kesadaran’, orang yang minum kopi akan lebih ’sadar’ untuk melakukan kegiatannya.

Tapi subhanallah, kita ga pernah bisa tau gimana sebenernya sang sel-sel otak bekerja.. Gimana neuron-neuron syaraf saling berhubungan tuk memproses sesuatu..

Maha suci Sang Pencipta otak, yang membuat manusia “ada”. Karena akal pikiran lah yang membedakan manusia dengan binatang. Manusia bisa berpikir, dan bebas memilih.. memilih takdirnya sendiri.. memilih di antara ketaatan dan kekufuran.. memilih melangkah maju atau diam di tempat.. bahkan memilih untuk menyangkal bahwa adanya penciptaan (na’udzubillah..).

Tapi masih banyak juga manusia di muka bumi ini yang ga bersyukur.. Udah dikasih otak kok ga dipake.. Udah dikasih super-komputer paling canggih sepanjang masa, tapi ga digunain bener-bener.. Yang dipake mungkin cuman sebagian, hanya satu persen mungkin.. Yakni bagian merekam dan menduplikasi perbuatan orang-orang terdahulu, tanpa dipikir apakah hal yang dilakukan rasional atau tidak.

Hari-hari menjelang Maulid Nabi, pasti bakal rame.. Apalagi di daerah yang masih kental dengan adat keraton.. Di saat-saat ini peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW biasanya digelar dengan peringatan besar-besaran yang salah satunya biasa disebut ’sekaten’. Udah tau mungkin yah, sekaten tuh kayak apa? coba buka http://sekaten.jogja.com/ atau http://students.ukdw.ac.id/~22022936/sekaten.html.

Sebuah perjalanan penyebaran agama Islam di Indonesia ternyata perlu dicampuri oleh hal-hal seperti ini.. Sebenarnya acara peringatan maulid nabi pun bahkan tidak ada di dalam Sunnah.. Mungkin memang dengan latar belakang budaya yang sulit dilepaskan, waktu itu hal in ‘terpaksa’ dilakukan sebagai strategi penyebaran agama. Pada awalnya, inti dari peringatan seperti ini adalah berdakwah. Namun, lama kelamaan, inti tersebut lama kelamaan luruh, tertutupi kemasan yang lebih menarik bagi kebanyakan orang.

Miris banget lah, kalo baca itu.. Seakan telah menjadi ritual.. Seolah telah menjadi ‘kewajiban’. Meminta bukan pada yang layak dipinta, yang takkan mampu memberikan manfaat bahkan mudharat sedikit apa pun. Pusaka-pusaka bagaikan ‘berhala-berhala’ yang diperlakukan dengan istimewa layaknya jaman jahiliyah dahulu.. Na’udzubillah.. Bagi mereka ini sudah menjadi tradisi bertahun-tahun yang sepertinya ‘berdosa’ jika ditinggalkan

Baginda Rasulullah SAW tentu akan marah betul jika beliau melihat kondisi umat Islam yang menjadi mayoritas, malahan melestarikan perilaku seperti ini. Jika memang ingin menjunjung menunjukkan cinta kepada Rasulullah,maka seharusnya ikutilah segala contoh perbuatannya, bukan dengan cara yang tidak dicontohkan, dan menjurus kepada kemusyrikan. “Siapa yang mencintai sunnahku, maka sungguh ia telah mencintai aku dan ia pun kelak bersamaku di surga ”(al-hadits).

Karena akidah adalah sumber utama dan akar “tunggal” dari kehidupan umat. Hanya Allah tempat meminta dan memohon pertolongan.

Pilih Cipanas, atau Jakarta?

miaji on March 13th, 2008

Bismillahirrahmaanirrahim..

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang..

Sesungguhnya dibalik kalimat basmalah terdapat suatu arti dan falsafah hidup yang mengagumkan.. Banyak buku tafsir yang membahas ayat pertama di Al-Qur’an ini dengan bahasan yang amat luas dan dalam. Tak dielakkan lagi, kalimat ini adalah landasan utama dalam falsafah hidup manusia.

Sedikit arti dibalik kalimat ini ialah sifat Allah yang Ar-Rahman dan Ar-Rahiim, Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Ar-Rahman dapat diartikan mengasihi ke semua mahluk, tanpa kecuali termasuk manusia, tanpa memandang muslim atau kafir. sedangkan Ar-Rahim dapat diartikan Allah hanya menyayangi mahluk yang taat kepadaNya, yang senantiasa beriman dan bertakwa.

Hal ini mengartikan bahwa, apabila kita membaca basmalah sebelum melakukan segala sesuatu, insyaAllah yang kita lakukan adalah karena Allah dan akan mendapat ridho Allah SWT serta balasan amal yang baik kelak di akhirat. Bahkan bila kita hendak berbohong pun bacalah basmalah sebelumnya, sehingga kita akan ingat Allah dan tidak jadi berbohong.. :p. Apalagi bila mengerjakan amal perbuatan yang baik, dengan mengucapkan bismilah, semoga amalnya akan sampai di akhirat kelak.

Misalnya ada seorang muslim yang akan menanam padi dan membaca bismilah, sedangkan ada seorang kafir yang akan menanam padi dan tidak membaca bismilah. Lalu, ternyata hasil panennya sama2 baik dan dua-duanya sama-sama untung. Lalu apa bedanya mengucapkan bismilah dengan tidak?

Perbedaan orang yang membaca bismilah dan tidak adalah dari segi keberkahannya. Karena bagi muslim, dunia bukanlah tujuan, melainkan persinggahan saja. Keberkahan dari sesuatu akan dirasakan di akhirat kelak utamanya, dan ada pula yang dirasakan langsung di dunia, yakni (yang utama) adalah bertambahnya keimanan dan ketakwaan seseorang.

Seseorang menjadi lebih pasrah, dan yakin kepada Allah SWT bahwa, Dia-lah yang menjadikan segalanya, Dia-lah yang menumbuhkan padi, memberikan unsur hara pada tanah, menurunkan hujan, menciptakan matahari yang menjadi energi utama di muka bumi ini, dan seterusnya.

Ambilah sebuah perjalanan menuju Jakarta melalui persinggahan Cipanas, dimana di Jakarta ada jadwal pesawat yang akan berangkat. Di Cipanas, tentu kita bisa beristirahat dengan nyaman agar segar kembali dalam melakukan perjalanan ke Jakarta. Kita dapat merasakan sejuknya udara dan hangatnya berendam di kolam. Tapi seringkali kita terbuai sehingga kita lupa bahwa tujuan akhir kita adalah Jakarta, dimana kita harus melalui perjalanan panjang yang melelahkan. Segar udara dan hangatnya suasana membuat kita malas untuk beranjak. Tak terpikirkan bahwa kita akan ketinggalan pesawat bila terlambat. Namun tentu area rekreasi ini memiliki batas waktu, begitu juga bekal kita. Pada akhirnya kita harus berangkat lagi. Bila kita memilih untuk menikmati suasana tersebut lebih lama, tidak akan pernah sampai di Jakarta tepat waktu, ketinggalan pesawat dan akhirnya terlantar.

Begitu pula dengan perjalanan hidup, seringkali kita keasyikan dengan kenyamanan hidup di dunia, terlalu sibuk dengan segala macam urusan dunia, seringkali kita dibuat lupa akan tujuan kita yang sebenarnya yakni akhirat. Seharusnya persinggahan dunia  dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mempersiapkan diri untuk perjalanan agar selamat dan tepat waktu sampai tujuan sebenarnya yakni akhirat (surga atau neraka).

Kejarlah akhiratmu seakan kau akan mati hari ini..

Kejarlah duniamu dengan hati-hati agar kelak selamat di akhirat..

Wallahu’alam..

*Mohon koreksinya dan masukannya… Jazakallahu khairan katsira

New PC, New Spirit

Winnu Ayi on March 13th, 2008

Akhirnya beli juga PC baru. Lumayan murah dengan harga kurang dari 4 juta rupiah sudah dapat komputer dengan spesifikasi yang lumayan. Berikut ini spesifikasi komputernya:

  • Memory : (2 pieces) Kingston 1 GB PC5300
  • Harddisk : Western Digital 160 GB SATA
  • Casing : Powerlogic Azzura Green
  • Miscellaneous : LG DVD-ROM & Logitech Keyboard+Mouse

Spesifikasi ini sengaja tidak menggunakan VGA Card karena ditujukan untuk kepentingan riset di lab. Namun demikian, masa iya sih malamnya tidak digunakan untuk main game. Jadi komputer ini pun dites dengan game - game wajib, seperti Counter Strike, dotA, dan Ragnarok Online. Hasilnya memuaskan, game berjalan dengan mulus.

Wow!! love my new PC!

Macross - My Fave

Winnu Ayi on March 10th, 2008

Hikaru IchijyoTidak disangka. Saya menemukan anime zaman baheula. Download dulu ah dengan Torrent. Bermula dari search di Google dengan keyword Macross, dan ketemulah artikel Macross di Wikipedia. My favorite anime in the past! Di US anime ini dikenal sebagai Robotech, sedangkan di Jepang dikenal sebagai Macross. Dulu diputar di StarWorld (hebat ya Bontang dulu, bisa - bisanya dapat siaran luar negeri). :)

Orang - orang sekarang mungkin lebih prefer menonton Naruto yang memiliki kualitas gambar lebih bagus ketimbang Macross. Namun demikian, Macross dengan kualitas gambar yang ‘jadul’ memiliki storyline yang jauh lebih baik. Peperangan antara manusia bersenjatakan pesawat - pesawat canggih, yang bisa bertransformasi menjadi Guardian Mode atau Battle Mode (robot), melawan alien Zeantradi. Gigantic creature?! Selain itu, “Love Triangle” between Hikaru Ichijyo (Our Hero!!), Lynn Minmay (Miss Macross), dan Misa Hayase (Lieutnant Commander) benar - benar menarik. Love endingnya pun benar - benar tidak terduga. Great romance!

Dengar kata - kata Zeantradi saja, membuat saya deja vu. Ingat masa - masa SD. Hehehe! Melihat opening anime ini, It makes me like I were a boy watching my hero. Hahaha!

MP3 anime ini bisa didownload di sini.

HDD Portable - WD Passport

4rchange1 on March 5th, 2008

Kalo kita perhatiin skarang, harddisk portable kayaknya semakin ngetren aja. Ditunjang dengan harga storage yang smakin murah, menurut gw portable HDD berpotensi untuk ngalahin flashdisk. Mungkin keunggulan flash disk terletak pada dimensinya yang lebih jauh kecil jadi lebih enak buat dikantongin.

Kalo jaman dulu (halah, kayak dah lama aja), sekitar 2-3 tahun ke belakang, yang punya HDD portable itu biasanya cuma orang-orang ‘freak’ yang senengnya ngopy film dorama, anime, ato nggak film2 jenis lainnya dari jaringan kampus. Tapi kalo jaman skarang, ternyata smua orang JADI hobi copy meng-copy sgala macem (hehehe, sapa yg nggak mau kalo gratisan). Gw sendiri juga dulu beli HDD portable gara2 pengen ngopy film dari kampus, hehehe, sami mawon…

Ngomong2 soal HDD portable, gw baru aja beli Western Digital Passport 160 GB. Nih gadget bentuknya yahui banget, dengan warna merah maroon yang cool, keren bangetlah buat dibawa kemana-mana. Apalagi pas dicolokin ada led warna biaru yang nyala, hmmhh… maknyusss. Di sisi lain, performanya juga oke loh, transfer rate maksimum yang pernah gw dapet sekitar 25Mbyte/s. Jadi, kalo ngopy satu seri dorama yang gedenya 5 Giga palingan Cuma 4 menitan (hayoo, yang seneng ngopy film… must have nih). Harga yang dipatok lumayan bersaing, gw dapet yang 160 GB dengan harga 965rb tapi tanpa soft casenya. Kalo beli yang bikinan pake casing smartdrive misalnya, untuk 160 GB mungkin beda 100rban. So, mending mana? Nambah cepek tapi dapet gadget yang stylish ato mending yang biasa aja??? Its your choice guys…

dsc01183.jpg

mohon maaf…

aaryo on March 4th, 2008
buat temen-temen yang udah berkunjung di blog gw dan ternyata ga ada perubahan di sini… gw minta maaf ya sebelumnya…soale baru aja selesei dirapihin dikit…maklum pemula yang suka coba-coba dan berakhir dengan berantakan…hehehehe Mba Enggar, punten ya…baru sekarang ni…hehehehe mudah-mudahan ke depannya, gw coba buat se-informatif mungkin…mohon masukannya dari temen-temen semua ya… regards, aryo [...]