Otsukaresamadeshita…
Ingin sekedar flashback yang terjadi selama di 2007....
Banyak kenangan tercipta , dibuang sayang.
Beberapa diabadikan di sini, sebagian di blog ini, di lembaran-lembaran suhuf yang sekarang entah di mana, dan yang paling penting ada di hati. (wah...melankolisku mulai kumat ... n_n).
Jujur saja kenangan yang "paling-paling amat sangat banyak" di tahun ini terjadi semenjak saya memutuskan (dengan nekat) masuk ke lab.IC Design. Mungkin lebih spesifik lagi, semenjak ikut ngantor di Versatile Silicon (VS). Nekat karena dengan latar belakang bidang keahlian Telekomunikasi tiba-tiba masuk bidang keahlian elektronika. Nekat mengambil mata kuliah VLSI dan alhamdulillah berbuah juara + liburan ke Okinawa (n_n). Eit ga hanya itu, liburannya berlanjut ke Fukuoka. Hadiah awal tahun dari Alloh yang sangat menyenangkan. Bersama Yayan dan Syafiq (otsukaresamadeshita !!) .
Dipertengahan tahun, atas dasar berbagai pertimbangan, saya memutuskan untuk memperpanjang masa kuliah. Kemudian belajar banyak hal selama di VS. Ada yang namanya verilog, ada yang namanya SVN, testbench dengan do file, rapat kerja, timeline, de el el.VS layaknya seperti keluarga, dibawah asuhan Bu Ami dan Pak Trio, atas pengawasan Pak Eko (gelar pengawas kepada owner layak ga ya....^_^'), dg anggota keluarga: saya, Yayan, Syafiq, bang Yan, t' fay, mba' astri, pak mul, fikri, mas "ias" andreas, mas muri, kak Nana, mas ismed. Ada saat saya off sementara, kemudian bertambah anggota : Felis (ga pake x, karena akan jadi felix), Riafeni "feni" Karlina. Kemudian bertambah dengan kedatangan 3 makhluk lebih muda (adik kelas -red) ikut nimbrung di lab (magang) : iman "andeh", zul "kipli", fajar. Lalu bertambah lagi anggota keluarga VS yg baru pulang dari negeri matahari terbit: "senpai" mba' Irma. Kemudian disini ada "senpai" nihongo kami : Ubay.
Di per 3/4 tahun bertambah anggota keluarga yang bergelar ST dan cukup "menggemparkan", memecah sunyi & kekakuan selama bekerja: Annisa Karima (saking akrabnya dg feni , memori ku merubah namanya menjadi annisa Karlina dan temannya bernama feni Karima :D ), Lakso "OSH", Permata "mete" Rizki, Iqbal pake h, t' Ika, mas edo. Semenjak kedatangan mereka (new ST 'ers) tadi, banyak hal menyenangkan terjadi. Kenakalan saat Rapat di hotel Horizon (skandal penjarahan makanan 'coffee break'), mobil baleno iqbal yg tiba-tiba menjadi digandrungi banyak orang (jasa antar jemput :p), menaklukkan gunung tangkuban, traktiran wisuda & ultah, bertambah pengasuh yg suka minta tandatangan (n_n) bernama Pak Budiman, dan buaaanyaaak lagi yg mungkin tercatat lemah di memori.
Anatatachi wa Omoshiro hito.
Entah siapa lagi yang akan pergi. Mungkin ga sekarang, atau bulan depan, atau bulan depannya lagi, yang jelas bukan tahun ini, karena tahun ini akan berakhir kurang lebih 2 jam lagi sejak saya tulis blog ini. Yang jelas, terima kasih atas kerja keras kita selama di 2007."Siapa yang lulus tes Toshiba tahap 1 ?? Semuanya kecuali 'mete, huahahahahaa....."
" Eh....gimana kelanjutan tes Toshiba, siapa yg lulus ?? Semuanya kecuali Nisa, huaahahaha.."
"Sepertinya kerjaan ini hanya untuk yang berkumis , sa..."
Nisa : "loh, aku kan jg berkumis, sedikit....hehehe...." , huauahahaha....
Otsukaresamadeshita ...
"Ayo , siapa yang berani mewujudkan mimpi VS ?? Atau siapa yang berani bermimpi lebih luar biasa lagi dari VS ??"
Bandung, 2008 -2 jam
Subscribe to this blog's RSS feed
:: Riddle :: Jawaban riddle tangkuban

Jawaban dari riddle ini cukup sederhana. Cukup tanyakan : "Maas map, eh...maap mas, jalan menuju desa anda yang mana?". Kalo dia pemuda jujur maka dia akan menunjuk ke arah yang benar. Nah, kalo dia pemuda yg ga jujur maka dia tidak akan menunjuk ke desa jahil tempatnya berasal, tetapi akan menunjuk ke desa jujur karena ia tidak jujur. Jadi....apa pun jawabannya maka qta akan selamat.
HP CDMA
Sunrise..
Merit* With Bule
Teman-teman, mungkin memang karena sudah umur kita ya.. entah kenapa pas ngobrol2, pas chatting2an, bahkan pas nulis2 di blog, banyak yang ngebahas masalah nikah, hehe... Terutama perempuan nih, secara perempuan ketika memilih calon suami, berarti dia sedang memilih seorang yang akan dijadikan tumpuan hidupnya. Seperti kata seorang teman, “Titik terendah perempuan adalah laki-laki, perlindungan laki-laki”.So, it's very essential for a women to choose a right man.
Jujur saja, kalau laki2 sih, justru dia yang akan mendidik istrinya kelak, jadi kebanyakan tidak terlalu khawatir dengan masalah “siapa istrinya nanti” (walaupun tetap berharap mendapat istri sholihah, hehe... ^^ amiin). Nah, Kalo perempuan.. seberapa pun kuatnya dia, pada akhirnya tetap laki2 yang menentukan. Sudah wajar lah kalo kaum laki2 itu pemimpin bagi kaum wanita.
So, what about merit with bule?
Kriteria baik tidaknya seorang lelaki pertama dilihat dari agamanya terlebih dahulu kemudian akhlaknya. Jangan dibalik, dilihat dari akhlaknya dulu trus mengesampingkan masalah agamanya. Agama harus menjadi prioritas utama. Nah, menurutku, it's okay nikah dengan bule, kalau bulenya sejak lahir beragama Islam dan akhlaknya baik (apalagi kalo dari keluaraga muslim yang baik, banyak harta, cakap dan tampan) hehe.. ya iya lah.. insya Allah barokah. Cuma kalo bulenya nggak bisa bahasa Inggris kayak orang jepang, hihi.. susah juga :P
Nah, tapi.. kebanyakan, istilah bule yang sering kita sebut maksudnya adalah orang amrik non-muslim, ato orang eropa lah, yang notabene kebanyakan non-muslim. Beberapa teman lalu berkata, “Kalau nikah nanti, dia bakalan mau pindah ke Islam kok!”. Lho? Kalau nikah nanti? Kalo nggak jadi nikah berarti nggak jadi pindah ke Islam donk? Mau hidayah kok ditunda2, takutnya berubahnya orang itu ke Islam hanya karena mau nikah, atau hanya karena perasaan cinta sesaat, nggak lucu 'kan!?. Apalagi plan untuk nikah nya sudah jauh2 hari.. seharusnya jauh2 hari juga masuk Islamnya.
Teman, cinta datang karena datangnya sebab, dan pergi karena perginya sebab. Kalau rasa cinta sudah hilang, habis manis sepah dibuang. 'Kan berabe!? Kita nggak boleh negatif thinking, cuma kemungkinan itu tetap ada. Kemungkinan orang bule itu akan berpindah agama lagi setelah menjadi Islam tetap ada. That would be the worst right? Jadi teringat bukunya Asma Nadia, Catatan Hati Seorang Istri (saya belum baca sih, terlanjur baca komentar temanku duluan, huhu, ntar aja lah, buat istriku aja kali bukunya :P).
Komentar temanku tuh gini, “Memang menyeramkan kalo membayangkan suatu hari nanti suami kita tidak berbuat baik pada kita, suami yang biasa dijadikan tempat bergantung, yang kita dari awal telah kita terima sepenuh hati, apalagi kalo ditambahkan lagi menelantarkan anak-anak. Dunia macam neraka sajah! Wanita tidak mudah sakit hatinya tapi pada saat tempat bergantung itu hilang, luka di hati sulit diobati, meski tampak luar baik-baik saja.”
Nah, itu ceritanya si suami beragama Islam tapi akhlaknya buruk. Nah kalo udah beda agama buruk pula akhlaknya, gimana? Dunia macam neraka kuadrat gitu? Ya ampun, ono-ono wae :P
Air yang banyak tak dapat memadamkan cinta,
sungai-sungai tak dapat menghanyutkannya.
Sekalipun orang memberi segala harta benda rumahnya
untuk cinta,
namun ia pasti akan dihina.
Cinta memang keras kepala. Hanya cinta kepada Allah lah yang akan menentramkan. Kalau mau nikah sama bule, pikirkan dulu matang2, be wise kata temenku, istikhoroh kek, dan yang paling penting: nggak usah pacaran. Saya menemukan kecenderungan kenapa orang berpacaran, tidak lain tidak bukan karena menginginkan eksistensi, that's right! (kapan2 kalo sempet saya bahas masalah ini lah, hehe.. ^^). Yahh, walapun memang tidak dipungkiri, ada orang yang mendapat hidayah Islam karena cinta. Well, that's all friends, hope you got the point.. (ya2n)
::for my best friend yang suka bunga anyelir::
*merit = nikah
Buat yang pengin baca lebih jauh, ada beberapa referensi nih..
[1] portal muslimah, "Karena Taman Itu Disirami"
[2] portal muallaf, "Cinta Mendorongya Masuk Islam"
[3] syariah online, "Nikah Beda Agama"
[4] dll, cari sendiri, hehe.. =D
Gambar diatas diambil dari sini.
Oleh-Oleh ‘Iedul Adha
Allaahu Akbar Allaahu Akbar Allaahu Akbar...
Kalimat takbir menggema hari itu. Saya bersama seorang teman pagi-pagi berangkat ke kampus buat ikut sholat 'Ied. Sholat diselenggarakan di lapangan Campus Center ITB. Rame juga, sampe penuh tuh lapangan. Khotib saat itu adalah pak Charmadi Mahbub, dosen kita, hehe.. Hmm.. trus biar nggak kotor semua orang membawa alas koran dan sajadah. Cuma ada yang kurang nih dari panitia, kok bikin garis shof-nya nggak memperhitungkan tempat sandal sih? Jadinya 'kan sandal pada ditaruh di samping2 atau dibelakang, trus bikin sofnya terputus, tuh lihat.. hehe.. Harusnya 'kan bikin garis shofnya nggak terlalu mepet, jadi walaupun ditaruh dibelakang, masih cukup di belakangnya. Tapi mungkin jadi kapasitasnya lebih dikit ya? Hehe.. nggak tahu tuh :P
Habis sholat 'Ied saya dengan beberapa teman VS ngadain qurban di Padasuka, di masjid yang dibangun Wahdah Bandung. Alhamdulillah, empat orang VS ikut qurban di sini. Kami qurban sapi bertujuh. Tuh lihat sapinya hehe.. Kali ini saya ikut nimbrung bantuin nyembelih lho.. bukan yang nyembelih maksudnya, yang megangin hehe.. tapi lumayan lah bikin kringetan juga, soalnya 'kan pas disembelih sapinya gerak-gerak gitu. Sebelum disembelih, sapinya diiket dulu kakinya, ada tekniknya cuma saya lupa, tuh lihat.. diiket kaki depan sebelah kiri trus kaki belakang sebelah kanan, habis itu ntah gimana si sapi jadi kayak “kejegal” istilah jawanya (maaf saya lupa bahasa Indonesianya apa ^^), trus si sapi didorong hingga jatuh.
Allaahu Akbar.. Allaahu Akbar.. takbir mengiringi proses penyembelihan sapi itu, yang motongnya Akh Isa dari Wahdah, beliau udah biasa motong sapi, hmm.. kapan2 saya pingin juga bisa motong sendiri hehe.. Dari warga sekitar juga banyak lho yang datang bantuin. Nah rencananya, Wahdah tu mau ngadain acara Tebar Qurban 150 ekor kambing, tapi qodarullah, truk yang membawa kambing itu mengalami kecelakaan alias terguling. Kambing2nya 'kan dibeli dari Sukabumi. Akhirnya mereka ngegantiin dengan uang dan kita beli sendiri di daerah Bandung. Cuma masalahnya, uangnya blm bisa ditransfer, jadi belum bisa beli hari itu, padahal peserta Tebar Qurban udah pada nunggu, ada yg dari Ma'had Imarat, SMA 3, SMA 8, Gamais, Gamistek, STMB, beberapa masjid lain temasuk masjid kosanku, total sekitar 30 lembaga, masya Allah. Ya.. akhirnya biayanya ditalangin dulu sama Pak Trio.
Oh ya, rencananya hari itu juga kami mau ke rumah Pak Trio, diundang sama beliau buat makan2 di rumahnya, sekaligus silaturahim. Tuh lihat.. hehe.. saya nggak ikut nampang soalnya yang moto, hehe.. Yang akhwat juga ada tapi di sebelah kami, tertutup hijab. Rumah Pak Trio ini kadang2 dipake buat kajian Wahdah, kajian keluarga gitu.. Saya pernah sekali ikut walaupun blm berkeluarga, hehe.. Insya Allah, kalo udah berkeluarga saya ajak istri.. hehe.. ^^
Ya wes cukup sekian saja.. Eh, bentar, oh ya.. habis pulang dari Pak Trio saya ngambil jatah qurban ke Wahdah. Tiap yang qurban dapat 2 kg. Saya ngambilin buat berempat karena yg lain pada langsung pulang. Selain yang 2 kg itu, saya bawa tiga bungkus buat bagi-bagi ke tetangga. Di kontrakan, kami dapat juga daging qurban dari masjid.. dua bungkus. Wah, jadi banyak bangett..
Kami putuskan buat nyate-nyate malam itu. Nyate-nyate dilakukan di balkon samping rumah. Kami memakai bumbu instan, bumbu ayam bakar gitu, maklum lah.. Jadi awalnya tuh bumbu dicampur dengan daging yang udah dipotong kecil2, trus beri sedikit air, trus di rebus hingga mendidih, sampe bumbunya meresap. Eh, karena si Aul naruh airnya kebanyakan, habis mendidih malah masih banyak kuahnya gitu.. Yaudah, yang itu nggak jadi dibikin sate.. Hoho.. setelah dicicipi ternyata rasanya enak juga, kayak tongseng sapi atau.. semur sapi gitu, hehe..
Trus daging2 yang lain cuma ditaburi bumbu itu dicampur sedikit air sama kecap, langsung deh disate.. nyumm.. Dagingnya banyak bangett.. sampe “mendem” haha.. Dan itu pun masih tersisa satu bungkus daging lagi, akhirnya yang itu direbus lagi pake bumbu yang sama.. Keesokan harinya anak2 pada pulang ke Jogja, tinggal tersisa saya ama Suryo, yaudah rencananya besok mau saya goreng aja, jadiin steak ala yayan huhu..
Keesokan harinya, pagi2 mas Dibya sama Hadi datang, ngajak lari2 ke Sabuga. Habis lari-lari kami mampir beli juice di Cimbeluit. Setibanya di rumah daging sapi tadi tu saya masak, ditambah racikan bawang jadi steak ala yayan, tuh lihat.. hehe.. Oishi yoo.. Kebetulah Joko datang ke kosan, yaudah, kami ajak sekalian, jadi makan rame2.. Tanoshikatta yoo!! (ya2n)
Biasa saja….

Kejadian ini di masjid Salman beberapa waktu yg lalu, sesaat sebelum solat zuhur.
Bertemu dengan Didit, temanku dari FSRD.
Karena jarak pandangku yg ga terlalu jauh (mata minus :D) , saya baru menyadarinya kira-kira 1,5 meter darinya. Kemudian terjadi obrolan singkat itu, ucapan yang sepertinya sudah biasa terdengar tapi kali ini terasa berbeda.
Didit : " assalamu'alaikum...... "(sambil mengulurkan tangan)
Ade : " wa'alaikumussalam wr.wb "(meraih tangannya, baca : berjabat tangan -red)
Didit : (sambil berusaha sedikit mikir) " loh sampean udah lulus kan....?? "
Ade : "belum....(sambil nyengir) InsayaAlloh Maret"
Trus kemudian kami tertawa ringan penuh makna.....
Perasaan saya biasa saja....ga ada yang harus ditutup-tutupi.....
Biasa saja.....
Alhamdulillah....
:: ReFlection :: Okaasan…

Kulihat matamu berkaca saat melepas anak bungsumu merantau ke negeri orang.
Berbagai nasihat kau bisikkan hingga detik-detik perpisahan.
Kini hampir 8 tahun sudah diri ini kekurangan kasih sayang yang dulu engkau berikan.
Kasih sayang yang jarang aku sadari dan aku syukuri, bahkan mungkin berbalas perlawanan yang kerap menyulut emosi.
Sudah berapa tetes air susumu yang telah mendarah daging dalam diriku.
Sudah berapa banyak tabungan emosimu yg kau simpan demi keutuhan keluargamu.
Garis-garis keriputmu yang semakin bertambah.
Rambutmu kian menipis dan memutih.
Tapi senyummu, kasih sayangmu, dan ketulusanmu tidak akan pernah berubah.
Semoga Alloh menyayangi ibu selalu...
ade
Teladan Jogja
Wah, gimana ya acara reuniannya?
Huhu.. sayang ga bisa ikut.. T_T
Life Style
Perlahan tapi pasti, ada sesuatu yang mulai berubah pada diriku yang jujur saja, tidak kuinginkan terjadi. Tapi apa boleh buat, semuanya mengalir begitu normal layaknya tidak terjadi apa-apa. Saya dulu membayangkan pengeluaran sehari-hari saya tidak akan jauh berbeda dengan saat masih mahasiswa. Saya dulu berpikiran, bahwa saat mahasiswa saja bisa menghemat kenapa tidak setelah lulus dan bekerja. Saya dulu mengira bahwa life style saat mahasiswa dan setelahnya tidak akan jauh bebeda.
Saya keliru. Seratus persen keliru. Karena saat ini kita menghadapi dunia yang berbeda. Berhubungan dengan orang-orang yang berbeda. Ketika berhadapan dengan orang yang kalau minum saja harus di starbuck, makan harus di resto Itali misalnya, mau nggak mau kita akan ikut-ikutan. Fashion yang semula bukan hal yang diperhatikan, sekarang menjadi perhatian utama. Belinya pun di distro-distro yang sudah brended. Apapun itu, selalu saja ada barang-barang yang ingin kita beli. Walhasil, biaya hidup bisa tiga-empat kali lipat ketika saat mahasiswa.
Wajarkah? Saya sendiri juga nggak tahu apakah itu wajar atau nggak. Yang jelas, saya nggak mau hisup boros dan bermewah-mewah. Kriteria wajar atau tidaknya memang sudah bergeser. Mungkin di mata mereka, teman-teman yang sudah kerja, hidupku sudah sederhana, tapi di mata tetanggaku atau di mata teman-teman mahasiswa sudah termasuk pemborosan (walaupun jujur saja, banyak mahasiswa sekarang yang jauh lebih boros hidupnya alias life-style-nya lebih mewah, yaa.. anak-anak konglomerat lah).
Dunia memang sedikit berubah. Iya.. akhirnya saya hanya bisa berfikir, It's okay beli barang ini, barang itu, branded lah, atau apa lah, asal barang itu awet dan tahan lama. Jadi mahal pun akan terasa hemat karena tahan lama 'kan? Makan-makan ya.. sesekali boleh lah, makan sebenarnya asal sehat dan mencukupi gizi 'kan. Tapi paling tidak, life style boros seperti itu tidak dicontohkan di perusahaan saya. Pak Trio, Pak Eko, mereka adalah orang-orang yang sangat sederhana untuk seukuran mereka, businessman, tentu kekayannya milyaran, tapi masih mau makan di kedai, warung makan Padang misalnya.
Alhamdulillah. Momen Idul Adha ini pun seharusnya bisa mengingatkan kita, bahwa dibalik dunia gemerlap kota Bandung, ada saudara-saudara kita disana yang untuk makan saja susah, apalagi beli-beli baju atau barang-barang tidak penting. Alangkah indahnya jika semua orang bisa berbagi. Mungkin boleh saja life style kita lebih mewah dari mereka, tapi alangkah indahnya jika kita mau berbagi. Yup, mari hidup sederahana dan saling berbagi ke sesama. (ya2n)
Idul Adha 1428 H
Sudah lama saya tidak posting di sini. Hmm… Ok, sekarang cerita tentang Lebaran Idul Adha 1428 saja.
Pagi indah ini diawali dengan TABRAKAN dengan sebuah mobil di jalan Sekeloa!! Masa hari yang suci ini dimulai dengan makian. Untung hanya spion saja yang patah kalau kaki yang patah bisa gawat.
Shalat Idul Adha di lapangan basket ITB lumayan penuh juga! Oh iya, pesan buat teman - teman yang selesai shalat terus kabur pas khotbah, “Gak afdol tuh shalatnya. Emang sih, khatibnya textbook banget, tapi ya jangan ditinggal pergi. Pahalanya tidak sempurna tanpa mendengarkan khotbah.”
Oke, perjalanan dimulai dengan makan sate kelinci di Lembang. Makhluk lucu berbulu ini terpaksa jadi santapan pagi. Kemudian dilanjutkan mengeksplorasi daerah tak terjamah hingga menemukan Puing-puing Penginapan Manggalagiri. Viewnya bagus. Di malam hari pasti lebih eksotis. Dan ketika hujan turun berteduh di warung pinggir jalan sambil menikmati Paket 1 : jagung bakar & susu murni dan Paket 2 : mie rebus & bandrek. Nikmat!
Lembang lagi dingin sekali… Brrr!! Bahkan kabut turun menyebabkan jarak pandang hanya 15 meter.
Perjalanan pun diakhiri dengan Off Road Kebun Teh Ciater. Sensasinya woww!!
Terkadang menembus kabut pula. Cool!! Berputar - putar di perkebunan, menembus perkampungan, dan akhirnya keluar lagi di jalan Raya Ciater. Rugi rasanya kalau tidak pernah datang ke sini.
Jam 17:00, Time to return! Sekian saja perjalanan yang sangat memuaskan ini! Tidak sia - sia ke Lembang!! Cozy passionare!!

Iseng Banget..
Karena headset saya copot, jadi telpon ga saya angkat, akhirnya terjadi chat sama si orang itu, ternyata orang Jepang ^^. ぼお bukan nama sebenarnya (privasi). Parah juga ya Skype, bisa search sih :P Kayaknya ni orang hasil search deh..
12/18/2007
[2:46:26 PM] yayan says: headset saya lagi dicopot
[2:46:36 PM] yayan says: ada perlu penting ya?
[2:47:05 PM] ぼお says: こんにちは。
[2:47:54 PM] ぼお says: can you speak japanease?
[2:48:06 PM] yayan says: こんにちは。だれですか?
[2:48:35 PM] ぼお says: はじめまして。
[2:49:03 PM] ぼお says: わたしは にほんじんです。
[2:49:32 PM] yayan says: どうも。
[2:49:54 PM] ぼお says: Skypeの初心者。
[2:50:42 PM] yayan says: はい。
[2:51:13 PM] ぼお says: 外国人と本当に話ができるのか? と思って、使ってみました。
[2:51:33 PM] ぼお says: 邪魔をしたのなら、ごめんなさい。
[2:51:58 PM] yayan says: 私は少しだけ日本語が分かりました。
[2:52:05 PM] yayan says: ごめん。
[2:52:13 PM] yayan says: えいごはいい?
[2:52:23 PM] ぼお says: あなたはインドネシア人ですか?
[2:53:02 PM] ぼお says: 英語は ほとんどわからない。
[2:53:11 PM] yayan says: はい、そうです。
[2:54:01 PM] ぼお says: >ごめん。 邪魔だった?
[2:55:27 PM] yayan says: こっと 、私少しだけ日本語が分かるから。
[2:55:32 PM] yayan says: でも
[2:55:38 PM] yayan says: それはいい。
[2:57:04 PM] ぼお says: 思い付きで話しかけたけど、 わたしも心の準備ができてなかったみたいw 何を話していいかわからないw
[2:57:49 PM] ぼお says: w ← 日本では笑い声を表します。
[2:57:50 PM] yayan says: それで?
[2:58:38 PM] yayan says: ああ
[2:58:47 PM] ぼお says: ええと、なので、お邪魔しましたw
[2:59:10 PM] ぼお says: さようなら。
[2:59:28 PM] yayan says: はい。さよなら。
Maaf, bagi yang belum mengerti bahasa Jepang, anggap saja ini iseng banget ^^
Survivor - Destiny’s Child
Survivor - Destiny’s Child
Now that you are out of my life, I’m so much better
You thought that I’d be weak without ya, but I’m stronger
You thought that I’d be broke without ya, but I’m richer
You thought that I’d be sad without ya, I laugh harder
You thought I wouldn’t grow without ya, now I’m wiser
You thought that I’d be helpless without ya, but I’m smarter
You thought that I’d be stressed without ya, but I’m chillin’
You thought I wouldn’t sell without ya, sold nine million
I’m a survivor
I’m not gonna give up
I’m not gon’ stop
I’m gonna work harder
I’m a survivor
I’m gonna make it
I will survive
Keep on survivin’
Thought I couldn’t breathe without you, I’m inhalin’
You thought I couldn’t see without you, perfect vision
You thought I couldn’t last without ya, but I’m lastin’
You thought that I would die without ya, but I’m livin’
Thought that I would fail without ya, but I’m on top
Though it would be over by now, but it won’t stop
You thought that I would self-destruct, but I’m still here, even in my years to come, I’m still gon’ be here.
I’m wishin’ you the best
Pray that you are blessed
Much success, no stress, and lots of happiness
(I’m better than that)
I’m not gonna blast you on the radio
(I’m better than that)
I’m not gonna lie on you or your family
(I’m better than that)
I’m not gonna hate you in the magazine
(I’m better than that)
You know I’m not gonna diss you on the Internet
Cause my momma told me better than that.
