Parongpong, 24 November 2007
Air terjun yang kurang terkenal dibandingakan Curug (air terjun) Cimahi yang notabene tetanggan. Mungkin karena curug ini ga begitu fantastis, sederhana lah. Air yang jatuh trus ditampung disebentuk kolam. Meski Air terjunnya biasa-biasa aja tapi ini yang bikin spesial, soalnya suasananya jadi damai karena ga terlalu banyak orang yang mengunjungi. Disana bisa santai-santai sambil tidur siang. Nyaman lah. Anginnya sepoi-sepoi plus percikan air terjun yang menyegarkan. Aaahh.... damai....
Pergi ke air terjun ini termasuk perjalanan dengan modal nekat. Soalnya dari semua orang yang ikut ga ada yang hafal jalan satu pun, cewe semua lagi?! Ada sih 2 orang yang pernah kesana, tapi dapat dipastikan kalo mereka ga pernah berniat nginget jalan kesana dan pasti ga inget sama sekali. Kita kesana cuma bermodal kata-kata dari mbah Mata : "abis turun di terminal angkot, terus jalan, pas sebelum jembatan, belok kanan, abis itu cari pake feeling." Halah... bener-bener petunjuk yang LENGKAP.
Tapi dengan hanya berbekal petunjuk singkat itu, kita dengan berhasil menemukan air terjun rahasia itu. Hahahahahaha..... Emang cewe-cewe hebat memang. Ternyata mudah juga kesana. Mengikuti petunjuknya mbah Mata dan melewati ladang selada air, dan jreeennnnggg..... nongol dech air terjunnya di sudut lembah. Wah seneng banget dech.
Tapi ga enaknya itu, jadi serem diperjalanan. Waktu ada yang gangguin kita cuma bisa ngabur doank. Serem lah. Di tempat sepi gitu, kalo ada orang-orang yang jail khan jadi bahaya. Makanya pas kita ketemu sama rombongan ibu-ibu (orang Padang) kita disaranin untuk bawa cowo (minimal 1) buat jadi body guard ato jadi kuli barang bawaan hahahahhahaaha...
Setelah asyik-asyik ngaso di air terjun, perjalanan kita sebenernya masih panjang, menuruni bukit berkilo-kilo meter dengan pemandangan yang berbunga-bunga, tapi kita cukupkan disini aja dulu ceritanya ya..... Sampe ketemu diperjalanan berikutnya..
(Next episode : Gunung Gede --> Here I come)
Subscribe to this blog's RSS feed
Film Ayat-Ayat Cinta direlease 19 Desember 2007 (Novel Habiburrahman El Shirazy)
:: ReFlection :: Guru…
Pernahkah Kita memikirkan tentang guru-guru Kita ?Bagaimana keadaannya sekarang ?
Apakah sama pedulinya kita sebagaimana pedulinya mereka dengan pendidikan kita?
Dengan ikhlas dan sabarnya mereka membimbing insan yang jahil ini menjadi lebih berguna. Pada awalnya kita tidak tahu apa-apa, hingga mereka mengajarkan Kita cara membaca, menulis, berhitung, menjelaskan segala hal disekitar kita. Dan akhirnya kita menjadi lebih tahu bahkan mungkin lebih banyak tahu dari mereka.
Kemudian kita mengkhianatinya dengan membuat kebijakan-kebijakan yang menghimpit kehidupannya, atau kita mengkhianatinya dengan menggunakan ilmu-ilmu yang kita peroleh itu untuk menipu, berbuat curang, sikut sana sikut sini, dan sebagainya dan sebagainya. Apakah itu yang mereka inginkan dari kita?
Saat kita memperoleh prestasi, atau mendapatkan prestise dari instansi-instansi yang kita masuki, atau gelar-gelar yang kita peroleh, ingatkah kita akan jasa guru kita ? Mungkin mereka tidak butuh diingat, tapi yang perlu kita ingat adalah bahwa itu semua tidak luput dari jasa mereka.
Pernahkah kita memikirkan guru-guru kita ...
Apakah kehidupannya seberuntung kita saat ini ?
Bagaimana keadaannya sekarang ...
Apakah anak-anaknya seberuntung kita saat ini ?
Pernahkah kita memikirkan tentang guru-guru kita .... ?
Bagaimana keadaannya sekarang .... ?
-- Selamat Hari Guru Nasional, 25 November --
:: ReFlection :: Guru Terbaik

Apakah Anda ingat akan guru terbaik Anda pada masa sekolah?
Guru yang memberi inspirasi bagi Anda untuk belajar dan mengerjakan yang terbaik? Guru tersebut memberi tantangan bagi Anda untuk maju, berbeda dengan guru-guru "biasa" lainnya. Awalnya mungkin tantangan itu terasa tidak adil atau malah kejam. Tetapi sekarang Anda akan memandang berbeda. Anda memandangnya dengan rasa hormat dan percaya bahwa karena tantangan itulah anda bisa maju.
Saat ini ada guru hebat yang masih mengajar Anda, yaitu "kehidupan". Ia adalah guru terbaik. Pelajarannya sering terasa keras, tajam, dan terkadang kejam. Disana ada rasa kekecewaan, kesedihan, kebingungan, kesendirian, frustasi dalam setiap pengajarannya.
Pelajaran dari kehidupan adalah keras, tetapi karenanya kita memperoleh pelajaran dan pertumbuhan terbesar. Kehidupan menantang kita dan mendorong kita lebih tinggi. Ia membantu menyingkapkan karakter sejati kita, dan dengan cara itu mendorong kita membangun karakter yang lebih kuat.
Diluar segala pelajaran itu, coba kita renungkan. Guru yang paling mencintai dan memelihara kita itu telah membangun yang terbaik dari diri kita. Mungkin sekarang kita tidak menghargainya, tetapi akan tiba harinya Anda akan bersyukur. Sama seperti kita bersyukur atas guru sekolah kita dulu.
Terima kasih guru-guru ku....
:: Riddle :: Jawaban timbangan
Jawaban dari riddle ini adalah : cukup 2 kali penimbangan
Coba kita liat dari ilustrasi berikut :
Jika masih belum jelas, silahkan comment :D
So simple and fun deshoo ??
Tangkuban, 18 November 2007
Senangnya bisa jalan-jalan ke Gunung Tangkuban Perahu lagi. Meskipun yang ikut cuma sedikit, tapi tetep menyenangkan.
Sebenernya fotonya banyak, cuma susah kalo semuanya dipassang disini. Mohon maaf untuk cameraman (ka edho) yang fotonya ga ada disini.
Dengan berbagai pertimbangan, salah satunya hasil perjalanan kemaren, acara ke Gunung Gede sepertinya akan diundur sampai bulan depan, tepatnya juga belum tau.
Tunggu aja kabarnya ya!!!
LEDA Rtl Checker
Saat men-synthesis desain baik kadalam device ASIC maupun FPGA terkadang kita temui error atau warning yang tidak d
idapatkan ketika proses simulasi dan verifikasi baik di ModelSim, VCS, ataupun tool RTL simulation lainnya. Hal ini dikarenakan tool RTL simulation hanya menggunakan library verilog IEEE sebagai rujukan, sedangkan pada target device keadaanya adalah kasuistik tergantung devicenya itu sendiri. Hal ini menjadi botle-neck ketika desainer belum berpengalaman pada target device tersebut (saat synthesis muncul banyak error), mengingat proses synthesis memakan waktu yang cukup lama.
Synopsys menyediakan tools khusus untuk mengatasi masalah ini: LEDA. Tools ini mampu menge-check code RTL (verilog atau VHDL) berdasarkan library dari target device yang akan kita pakai (misalnya Xilinx, Altera, TSMC, MOSIS), yaitu dengan cara meng-include-kan file library *.db
Untuk memulai menggunakan LEDA, berikut adalah tutorial singkatnya, semoga bermanfaat.
1. Setting environtment Synopsys-nya terlebih dahulu.
yayan@aquila:~> source /usr/local/CAD/Synopsys/setting_aquila.sh
2. Buat folder kerja LEDA, lalu buat script TCL-nya.
yayan@aquila:~/wimax/trunks/phy/verilog/leda/receiver> emacs receiver_leda.tcl &
Berikut contohscript TCL-nya mulai dari (#include):
#include file or library path
set search_path "../../integrated \
../../inc \"
#verilog file compile
read_verilog ../../../../phy/verilog/integrated/receiverTop.v
#top level module
current_design -work receiverTop
#you can select or deselect rules here, format:
#rule_deselect/rule_select –policy [policy_name] –rule [rule_name]
rule_deselect –policy DC –rule DCHDL_115
#check syntax
check
#log file dumped into ./leda-logs/checker.log
report #quit leda shell #quit
Deskripsi rules dapat dilihat di $/leda/Z200709/doc/user.pdf pada section C Leda Prebuilt Configuration (terdapat tabel nama rule, policy-nya, dan deskripsinya). Deskripsi warning atau error saat compilation atau elaboration dapat dilihat pada section E Error And Warning Message List. Beberapa message bisa dihilangkan jika tidak dibutuhkan (lihat Deselecteble Messages pada Section E) tambahkan script berikut pada TCL.
rule_deselect –rule [label]
3. Jalankan script TCL-nya.
yayan@aquila:~/wimax/trunks/phy/verilog/leda/receiver> leda +tcl_file receiver_leda.tcl
4. Selamat mencoba
(ya2n).
2.

EMACS Verilog Mode
Emacs adalah salah satu editor berbasis unix yang paling baik. Salah satu kelebihannya adalah indenting yang teratur dan kemampuan untuk bisa dikonfigurasi sendiri, seperti aplikasi berbasis unix pada umumnya. Dengan kemampuan tersebut, RTL engineer bisa membuat code (VHDL maupun Verilog) yang lebih teratur dan cepat. Untuk memasang library Verilog di emacs ikuti langkah-langkah berikut.
1. Buat direktori elisp pada direktori home.
yayan@aquila:~> mkdir /home/yayan/elisp
2. Copy file verilog-mode.el pada direktori tersebut (file verilog-mode.el dapat didownload disini).
yayan@aquila:~> cp verilog-mode.el /home/yayan/elisp/verilog-mode.el
3. Buka dan edit file .emacs yang ada di directory home (jangan lupa mengaktifkan xwindows untuk menjalankan emacs di windows).
yayan@aquila:~> emacs /home/yayan/.emacs &
4. Tambahkan baris-baris berikut pada file .emacs, mulai dari (defun).
(defun prepend-path ( my-path )
(setq load-path (cons (expand-file-name my-path) load-path)))
(defun append-path ( my-path )
(setq load-path (append load-path (list (expand-file-name my-path)))))
;; Look first in the directory ~/elisp for elisp files
(prepend-path “~/elisp”)
;; Load verilog mode only when needed
(autoload ‘verilog-mode “verilog-mode” “Verilog mode” t )
;; Any files that end in .v should be in verilog mode
(setq auto-mode-alist (cons ‘(”\\.v\\’” . verilog-mode) auto-mode-alist))
;; Any files in verilog mode should have their keywords colorized
(add-hook ‘verilog-mode-hook ‘(lambda () (font-lock-mode 1)))
5. Setelah selesai, save file tersebut lalu coba run kembali emacs, buat file verilog baru (jangan lupa aktifkan xwindows-nya). Maka akan terlihat emacs dengan tambahan fitur verilog seperti terlihat pada gambar diatas.
yayan@aquila:~> emacs test.v &
6. Untuk mengkonfigurasi, edit file verilog-mode.el yang tadi telah dicopy. Misalnya untuk mengkonfigurasi hot-key, edit bagian keymap. Dibawah ini adalah contoh keymap untuk memanggil fungsi always dalam verilog dengan hotkey Ctrl+c+t a, dimulai dari (defvar).
(defvar verilog-template-map nil “Keymap used in Verilog mode for smart template operations.”)
(let ((verilog-mp (make-sparse-keymap)))
(define-key verilog-mp “a” ‘verilog-sk-always)
(setq verilog-template-map verilog-mp))
(define-key verilog-mode-map “\C-c\C-t” verilog-template-map)
Selamat mencoba
(ya2n)

[Berita Nikahan] >>> copasedit dari milis…
Sebait Harap…
:: TAtITU :: Asal kata nama Odading

sst...jangan kasih tau orang Belanda, bisa-bisa dipatenkan !!
Sebutlah misalnya:
- GEHU
- goreng tahu/toge dalam tahu
- COMBRO
- oncom di jero (ada oncom didalamnya -pent.)
- CILOK
- aci dicolok (terj. bhs inggrisnya: plug in the flour :D)
Atau pemberian nama dari suaranya, misal:
- DOROKDOK
- kerupuk jangek/kerupuk dari kulit kambing
dinamakan demikian karena ketika makan kerupuk itu ada suara dok..dok..dorokdok...guk guk (hehehe... dua kata terakhir ini boongan).
"Jang...jang... eta naon maneh punya barang ", gaya Belanda pake bahasa Sunda.Ya, kue yang terdiri dari adonan terigu dan gula pasir yg digoreng itu sampai sekarang bernama odading.
"Kueh Madam, mangga di cobian".
"Eta barang naon punya nami?".
"Abdi ge teu terang Madam, pokok na mah kueh ajah...".
Kebetulan saat itu ada daun pisang yang menutup kue diatas nyiru.
Pas dibuka....sang Madam kaget dan berkata
"O, dat ding?" (bahasa Belanda, yg artinya: "O,barang itu?").
NB: asal mula nama odading ini adalah fakta, dengan beberapa bumbu guyonan yg saya karang sendiri.
sumber : Esei Esei 2002 Bentara, hal.146.
:: Riddle :: Saat Renungan dan Timbangan

(mode intro ga penting on)
Plung......ah......suatu kenikmatan yang jarang kita syukuri.
Dalam masa penantiannya, Gozi coba menjawab sebuah teka-teki yang ia dapat dari temannya :
(mode intro ga penting off)
Ada 8 buah kelereng identik, dalam artian secara fisik ukurannya sama.
Dari 8 kelereng tersebut ada 1 yang berbeda beratnya (lebih berat). Perbedaan beratnya hanya dapat diketahui dengan menggunakan suatu timbangan (2 lengan). Nah, berapa kali pengukuran yg bisa dilakukan untuk mengetahui satu kelereng yg berbeda tersebut ?
dan adegawa pun (dari balik pintu :D) menjawab : #$% kali. Mau tau caranya ?? coba tebak dulu. Ngasal jg ndak pa pa , yg penting kasih comment :D
Jalan-jalan menikmati alam
Kayanya seru kalo bisa jalan-jalan ke gunung sambil tadabur alam?! Jadi rencananya Sa dengan beberapa temen mo pergi hiking. Ada 2 kali perjalanan yang sudah direncanakan.
1. Ahad, 18 November 2007
Lokasi : Tangkuban Perahu
Total waktu : 1 hari
Perjalanan (jalan kaki) : 4-6 jam (bergantung kecepatan dan stamina)
Start : pkl. 07.00 di sekitar Labtek 8 ITB
Hiking pertama ini sebenernya punya tujuan untuk siap-siap ato latihan untuk perjalanan selanjutnya yang kemungkinan lebih sulit dan lebih lama.
Nah, perjalanan selanjutnya yang lebih seru adalah
2. Jumat, 23 November 2007
Lokasi : Gede
Total waktu : 2 malam 1 hari
Perjalanan (jalan kaki) : lebih dari 6 jam
Rencananya bakalan pergi jumat malam, dan baru di pagi hari melakukan perjalanan ke gunung Gede. Jadi perjalan kali ini ada sesi champing-nya.
Pokonya bakalan seru.
Kalo ada yang mau ikutan dan ga banyak ngasih persyaratan (alias gampang diajak pergi-pergi dengan rencana yang kurang jelas), boleh daftar sama Sa. Pokonya bakalan seru.
Kalo ternyata acara-acara seperti ini punya member yang banyak dan waktunya bisa lebih flexible, mungkin kita bisa ngadain yang lebih seru lagi. Contohnya: Arung Jeram (seru ga tuch?!)
Ditunggu kabarnya.......
ps: lebih baik kalo mo ikut kirim e-mail ke sblazt@yahoo.com dengan subjek "daftar Hiking". Ja, mata ne....