suwon blue wings vs pohang steelers
The list below is from detik sport, shows all Asian Championship’s winners through times..
Asian Champion Club Tournament
1967 Hapoel Tel-Aviv (Israel)
1969 Maccabi Tel-Aviv (Israel)
1970 Taj Club (Iran)
1971 Maccabi Tel-Aviv (Israel)
Asian Club Championship
1986 Daewoo Royals (Korea Selatan)
1987 Furukawa (Jepang)
1988 Yomiuri (Jepang)
1989 Al-Saad (Qatar)
1990 Liaoning (China)
1991 Esteghlal (nama baru Taj Club)
1992 Al-Hilal (Arab Saudi)
1993 Paas (Iran)
1994 Thai Farmers Bank (Thailand)
1995 Thai Farmers Bank (Thailand)
1996 Ilhwa Chunma (Korsel)
1997 Pohang Steelers (Korsel)
1998 Pohang Steelers (Korsel)
1999 Jubilo Iwata (Jepang)
2000 Al-Hilal (Arab Saudi)
2001 Suwon Samsung Bluewings (Korsel)
2002 Suwon Samsung Bluewings (Korsel)
AFC Champions League
2003 Al-Ain (Uni Emirat Arab)
2004 Al-Ittihad (Arab Saudi)
2005 Al-Ittihad (Arab Saudi)
2006 Chonbuk Hyundai Motors (Korsel)
2007 Urawa Red Diamonds (Jepang)
2008 Gamba Osaka (Jepang)
OK, have u checked the list? Now, notice that the most successful team is the one who ever wins the Championship twice. It is not the one actually, because there are several teams who ever managed to win the Championship twice, i.e. Taj Club/Esteghlal, Thai Farmers Bank, Pohang Steelers, Suwon Samsung Bluewings, and Al-Ittihad. Wow, i just realized that there is one Southeast Asia team between them, from Thailand. Its cool man..
OK, back to the topic. Now, please check which nation is the best according to the list. Well, it is South Korea (7), Japan (5), and Saudi Arabia (4), respectively. Finally, from both statistics i mentioned above, we may conclude that the most successful team from the best nation is Suwon Samsung Bluewings and Pohang Steelers from South Korea, rite?
And my point is, do you know that i watched a game between them once for free? Though actually by that time, i knew nothing about both teams and even said that that was a boring game, lol. Well, i was just totally surprised when i read the list and found out that they are so great regarding their achievement in Asian Championship. Somehow i felt proud that i ever watched them, live, in Suwon World Cup Stadium.
So, do i look like i’m just bragging myself? well, feel free to judge ^^

Subscribe to this blog's RSS feed
Today, It’s My Birthday
Good News from Indonesia
well, i’ve asked permission from the author since a long time ago but i just posted it now.. here you go..
the link above is a uniquely interesting and refreshing website which i believed is authored by Mr. Akhyari, am i rite? the site delivers good news about Indonesia, my beloved country.. well, speaking about Indonesia as a homeland, most of Indonesian seemed perceived inferior and unworthy being Indonesian; compare with other nations; because of our minus things here and there.. me too.. but surfing through this site will give you a kind of refreshing breeze and open your eyes to something that probably you’ve never seen before.. the beauty, the strength, the uniqueness, the positive Indonesia..
Hail Indonesia, Long live Indonesia, Merdeka!!

Kisahku di Kupang
the ball is round and live is like a wheel
hm, it’s almost 7 a.m. now and I haven’t slept all night. but i’d like to postpone my sleep a little bit to write in my blog. OK, why ball? coz A.C. Milan couldn’t win the game versus Lecce today and lost it’s capolista. and it made me disappointed, since i am a kind of sympathizer of the club. but the point is it reminded me a proverb “the ball is round”. and then i was also reminded with the other proverb “live is like a wheel”.
now you can guess what it’s all about. oh, you can not? well, i was thinking about up and down, mystery of future, and so on. soon after that, just now actually, i am thinking about the role of hard work in our life. and destiny, too. if we are destined to be or do something, what is the meaning of present? hard work? decision? is it possible to change our true destiny? if i said that our destiny is in our hand and not anyone else, where would you put God? Isn’t He Almighty? Hasn’t He already written our ‘destiny book’ even before we were born? so again, what is the meaning of present? hard work? decision? can we make a change?
well, i do believe in God and written destiny. but in my opinion, destiny is a perfectly precise forecast of everything in our life. what we are doing now, what our decision will be, what is it’s impact, where our future lies, everything. just like a past for us, it is completely clear for Him.
but differ from God, we have no idea about the future. but we do realize that every choice, as simple as whether i have to continue this writing or just stop it and go to bed, will lead us to completely different future. from this point of view, yeah, the future is in our hand.
footnote: it quite amazes me how can a soccer game leads to a deep thought of future. well, this was not my intention in the first place. actually i was only thinking about uncertainty and up-and-down state of live from which i would end with wise words like live your life fully, work hard and accept your past. sigh, it does not suit me at all, talking like this. see ya

sanguinis - phlegmatis
belum lama ini saya baru saja menyelesaikan kegiatan membaca satu buah buku berjudul Personality Plus.
buku ini milik teman saya dan tergolong buku lama. sebelum membaca buku ini, saya tidak terlalu banyak
mengetahui tentang 4 buah ciri kepribadian menurut Hippocrates 400 tahun sebelum kelahiran Yesus menurut
umat Nasrani. ke empat kepribadian ini ialah Sanguinis, Koleris, Melankolis dan Phlegmatis. tentunya
sudah banyak orang yang mengetahui tentang jenis-jenis kepribadian ini.
setelah membaca penuh dan mengikuti salah satu test kepribadiannya, ternyata saya mendapat skor untuk:
Tipe kekuatan kelemahan
Sanguinis 6 5
Koleris 0 2
Melankolis 2 2
Phlegmatis 12 11
selama ini saya menyangka kalau kepribadian saya dipenuhi oleh sifat melankolis, dan sekarang saya telah
mendapatkan pengetahuan tambahan tentang diri saya. saya baru menyadari jika sifat pelupa saya terhadap
nama orang-orang yang saya kenak lalu lama tak jumpa, sifat berpikir saya yang loncat-loncat, dan
kurang terorganisirnya diri saya merupakan ciri Sanguinis yang kentara. selain itu saya juga memang
suka bercanda dengan teman-teman dan relatif mudah untuk memulai pergaulan dengan seseorang yang baru
dikenal. namun pada satu saat saya kadang bersikap kaku, dan hal ini diakui pula oleh adik kelas saya
di jurusan elektro.
saya bersyukur telah membaca salah satu buku bagus ini. mulai kedepannya dengan pengetahuan tentang
kepribadian diri sendiri dan tipe kepribadian orang lain, saya bisa memposisikan diri lebih baik lagi
dalam setiap hubungan antar personal.
kalau dilihat dari hasil saya diatas, maka saya memiliki perpaduan dari 2 buah kepribadian. penulis
buku personality plus juga menyebutkan kemungkinan-kemungkinan ini bisa sering terjadi. ada perpaduan
yang menguatkan dan adapula yang saling meniadakan. komposisi kepribadian ini pun tidak selamanya
tetap bertahan, pada satu saat bisa jadi salah satu kepribadian menjadi menonjol dibandingkan dengan
kepribadian lainnya.
jika terdapat kebingungan terhadap sifat-sifat dari diri kita yang mencerminkan jenis-jenis kepribadian
diatas, maka biasanya dianjurkan untuk melihat kondisi ketika kita masih kecil. karena ketika kita telah
beranjak dewasa, bisa jadi sudah ada manipulasi dari diri kita sendiri yang tanpa sadar telah menutupi
atau sedikit mengubah komposisi dari kepribadian tersebut.

Karena Banyak Hal yang Terlupakan…
Proyek “Sangkuriang”
setting indosat 3G
3 masalah klasik pln : growth, subsidy, competition
satu, pertumbuhan listrik yang tidak mencukupi..
jika dibandingkan dengan pertumbuhan penduduk dan juga kebutuhan listrik masyarakat Indonesia, pertumbuhan pasokan listrik PLN bisa dikatakan tidak pernah mencukupi. atau mungkin tidak akan pernah mencukupi? hal inilah yang menyebabkan mengapa pemadaman bergilir masih jadi makanan sehari-hari publik Indonesia saat ini. Bahkan untuk kota sebesar Medan. Bahkan kata Fahmi Idris, berapapun pasokan PLN, masyarakat pasti mampu menyerap. Intinya, pasokan selalu kurang, tidak pernah cukup..
dua, ketergantungan PLN terhadap subsidi..
well, tahu sendiri kan kalo PLN tu rugi tiap tahun? seorang kawan pernah ngumpulin data power company di berbagai belahan dunia. memang tidak signifikan karena tidak mengumpukan SELURUH company data, akan tetapi terlihat mencolok banget betapa mirisnya melihat kolom profit yang nilainya minus. apa mau dikata? harga jual listrik kita tidak sebanding dengan biaya pembangkitan dan operasional PLN. bahkan dengan subsidi pun, bisa dikatakan tidak ada biaya yang tersisa untuk investasi. itu sebabnya untuk proyek pembangkit pembangkit baru, termasuk proyek 10,000MW membutuh bantuan investasi dari bank2 pemerintah bahkan bantuan asing. tapi menaikkan tarif dasar listrik agar lepas dari subsidi pun tampak mustahil.
tiga, ketatnya persaingan dalam mendapatkan energi primer..
ada cerita, pltu pltu berbahan bakar batu bara PLN mengalami keterlambatan bahkan ketiadaan pasokan batu bara. juga betapa mahalnya harga bahan baku listrik tersebut. atau penggunaan batu bara muda sebagai alternatif. yang pasti, hal hal tersebut tidak semata-mata karena PLN tidak diprioritaskan dalam mendapatkan pasokan batu bara. akan tetapi, tidak dapat dipungkiri bahwa PLN pun harus menghadapi kenyataan ketatnya bersaing dengan pembeli-pembeli asing yang juga amat sangat butuh pada batu bara kita. bingung juga kan, jika Anda (sebagai penambang batu bara) jikalau harus memilih antara ekspor ato suplai ke PLN?

Bantuin kita dapet 10jt donggg
Titik Nol HVDC
Sri Mulyani Raih ‘Finance Minister of The Year 2008 for Asia’
Jakarta - Satu lagi penghargaan dikantongi oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani. Setelah sebelumnya masuk dalam daftar 100 wanita paling berpengaruh, Sri Mulyani kini mendapat penghargaan sebagai ‘Finance Minister of The Year 2008 for Asia’.
Penghargaan diberikan oleh harian ‘Emerging Markets’. Setiap tahun Emerging Markets, harian internasional keuangan, ekonomi, dan investasi, memilih Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral terbaik dari berbagai kawasan, yakni Amerika Latin, Timur Tengah, Afrika, Eropa Timur dan Asia.
Tahun 2007 lalu, Mantan Direktur IMF yang kini juga menjabat sebagai Menko Perekonomian ini telah pula memperoleh penghargaan serupa dari harian ini. Demikian keterangan yang dikutip detikFinance dari situs Depkeu, Minggu (12/10/2008).
Menurut Emerging Markets, Menteri Keuangan RI terpilih kembali berdasarkan tiga alasan yakni:
- Pencapaiannya dalam mendorong kinerja ekonomi Indonesia hingga mencapai di atas 6% tahun ini meskipun terdapat tekanan inflasi
- Keberhasilannya dalam melakukan reorganisasi di lingkungan kementerian keuangan dan meletakkan dasar bagi reformasi birokrasi yang terfokus dan terkendali
- Sebagai figur utama dalam merealisasikan reputasi Indonesia sebagai outstanding borrower of the year untuk kawasan Asia.
Selain Menteri Keuangan RI, penghargaan juga diberikan kepada Gubernur Bank Sentral China untuk kawasan Asia. Sedangkan untuk kawasan lain award diberikan kepada Menkeu Chili dan Gubernur Bank Sentral Brasil untuk Amerika Latin, Menkeu Yordania dan Gubernur Bank Sentral Kuwait untuk Timur Tengah, Menkeu Afrika Selatan dan Gubernur Bank Sentral Bostwana untuk Afrika, serta Menkeu Ceko dan Gubernur Bank Sentral Slovakia untuk Eropa Timur.
Acara Awards Reception diselenggarakan disela-sela Sidang Tahunan IMF-Bank Dunia di Washington DC tanggal 10 Oktober 2008, dan dihadiri oleh 200 tokoh keuangan, perbankan, dan pelaku bisnis.
Sri Mulyani sendiri berhalangan menghadiri rangkaian kegiatan Sidang Tahunan di Washington, karena kondisi pasar finansial Indonesia yang sedang membutuhkan kehadirannya. Penerimaan award diwakili oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Utang, Rahmat Waluyanto, yang memimpin delegasi Depkeu dalam Sidang Tahunan tersebut.

membeRi…!!! bkn unTuK meneRiMa saJa…
What is Econometrics?
Literally interpreted, econometrics means “economic measurement.” Although measurement is an important part of econometrics, the scope of econometrics is much broader, as can be seen from the following quotations
Econometrics, the result of a certain outlook on the role of economics, consists of the application of mathematical statistics to economic data to lend empirical support to the models constructed by mathematical economics and to obtain numerical results.
… econometrics may be defined as the quantitative analysis of actual economic phenomena based on the concurrent development of theory and observation, related by appropriate methods of inference.
Econometrics may be defined as the social science in which the tools of economic theory, mathematics, and statistical inference are applied to the analysis of economic phenomena.
Econometrics is concerned with the empirical determination of economic laws.
As the preceeding definitions suggest, econometrics is an amalgam of economic theory, mathematical economics, economic statistics and mathematical statistics.
taken from :
Gujarati, Damodar. Basic Econometrics. 1987 : McGraww-Hill. page 1-2


