Hacking People

yayan on December 17th, 2008
Pernah baca novel Digital Fortress? Buku ini ditulis oleh satu pengarang sama yang pernah menulis novel (ilmiah) The Da Vinci Code. Saya sendiri belum baca juga (nantilah, hehe, yang nulis ga valid nih :p).

Nah, novel ini bercerita tentang teknik enkripsi, atau penyandian. Teknik enkripsi sering digunakan untuk melindungi pengiriman data, terutama data digital, agar tidak disadap orang. Seperti yang sedang ngetren sekarang: penyadapan telpon dan SMS oleh KPK, atau bahkan recovery data oleh Roy Suryo atas kasus kekerasan seorang artis. Contoh paling enak adalah penyadapan informasi militer antar pasukan saat perang Dunia ke-2.

Bagaimana cara enkripsi? Caranya adalah dengan mengubah data tersebut kedalam data yang unreadable, tidak bisa dibaca, kecuali oleh yang punya kunci untuk membuka enkripsinya (dekripsi). Enksripsi ini, jadi tidak ada gunanya jika tidak dilakukan pada last-miles, penerima data terakhir. Mengapa? Karena walaupun sudah dienkripsi didepan, dibelakan masih bisa disadap.

Contohnya, chip wireless menggunakan RSA chiper sebagai enkripsi data yang dia terima dari network untuk dikirim lewat udara. OK, diudara tidak bisa disadap. Tapi data kemudian dikirim lewat jaringan internet. Data unencrypted tentunya. Walhasil, orang dengan mudah menyadapnya. Hohoh.

Enkripsi yang paling bagus adalah di last-mile application-nya. Misalnya diletakkan di aplikasi thunderbird. Jadi data masih tidak bisa disadap sebelum sampai ke thuderbird.

Nah, tapi, masih ada satu celah lagi untuk bisa menyadap data tersebut. Data disadap di the very-last-miles nya, ehehehe. Apa itu? Bagaimana bisa terjadi?

Jawabnya adalah hacking people. Sehebat-hebatnya proteksi data di Pentagon, misalnya, kalo ada oknum yang membocorkannya, tetap saja bocor. Teknik sosial mengalahkan teknologi tinggi. Hacking people, membajak data melalui orang, pakai teknik-teknik (baca: ilmu sosial) tertentu. Ehehehe, tul kan? :p

Subscribe to this blog's RSS feed

Seri Kebahagiaan: Cinta di Balik Pintu Rumah

yayan on December 17th, 2008
Setiap pulang kerja, dalam kondisi badan lelah, mereka yang bekerja di Jakarta masih harus berhadapan dengan kemacetan yang luar biasa. Bukan lagi hitungan menit, selama berjam-jam para pekerja itu berada di dalam mobil, di atas motor, bahkan lebih banyak lagi yang berhimpitan dalam angkutan umum bercampur dengan peluh dan aroma tidak sedap semua orang.

Padahal pada saat pulang kerja, yang ada hanyalah energi sisa setelah dipagi hari kena macet, lalu bekerja 8 jam dengan beban kerja yang tidak ringan. Bayangkan, bagaimana kondisi fisik dan psikis seorang pekerja ibukota saat sampai di rumah.

Saya juga merasakan itu, namun semua tantangan itu saya anggap seperti sebuah pengkondisian untuk mendapatkan sebuah kenyamanan. Karena setiap kali sampai dirumah, senyum manis nan tulus istri tercinta senantiasa menyambut penuh dengan cinta, seakan memupus semua kepenatan yang tadi dirasakan.

Setiap kali jarak semakin dekat kerumah, kepenatan yang tadi memuncak, reda secara perlahan berganti dengan harapan sebuah sambutan hangat namun menyejukan hati. Wajah saya yang cemberut sisa bergelut dengan kemacetan dan berbagai ketidaknyamanan hari itu, juga perlahan netral dan kemudian berubah menjadi senyuman harap seiring semakin dekat jarak bertemu wajah berseri sang istri.

Sesampainya dirumah, menjelang mengetuk pintu, kepenatan itu seperti tinggal sisa-sisa saja. Hati saya terasa begitu nyaman yang langsung direspon tubuh dengan efek rasa rileks. Kuketuk pintu rumah seraya memberi salam, tak lama terdengar jawaban salam yang begitu halus menenangkan jiwa, ya... itu suara istriku, wajahnya menyembul dibalik pintu menyambutku dengan senyum manis dan binar matanya yang penuh kerinduan, kerinduan pada diriku. Dia mencium tanganku dan aku kecup keningnya dengan penuh rasa cinta. Subhanallah... inilah cinta, inilah taman syurga yang ada dunia. Rasanya.. istriku adalah bidadari paling cantik didunia.

Tak bisa saya bayangkan bagaimana rasanya seseorang yang memiliki pengalaman yang bertolak belakang dengan saya. Dalam kondisi penat pulang bekerja, tak ada salam diucapkan dan tak ada salam sebagai sambutan. Apalagi disambut dengan berbagai tuntutan yang semakin membebani pundak dan psikis. Penat belum hilang, isi kepala semakin penuh. Naudzu billahi min dzalik....

Ketika saya SMP dulu, saya pernah melihat seorang bapak yang baru pulang kerja berdiri didepan pintu rumahnya. Dia diam termangu menundukan kepala seraya menyenderkannya dipintu itu. Dia tampak kelelahan, namun sang istri tak membukakan pintu untuknya. Dari dalam terdengar suara keras,

“Tadi bapak janji apa sama saya. Katanya pulang jam 7 malam, ini udah jam 9 baru sampe?!”

Lelaki itu tak menjawab, ia hanya diam dan masih menyenderkan kepalanya yang tertunduk itu dipintu. Tak lama kemudian ia ngeloyor pergi ke sebuah warung kopi didepan jalan, menghabiskan berbatang-batang rokok sambil menyeruput secangkir kopi. Entah malam itu dia bisa masuk kerumahnya atau tidak, yang jelas keesokan harinya dia berangkat kerja seperti biasa, namun sepertinya dengan menggunakan baju dinas yang kemarin dipakainya.

Wallahu a’lam......

*Untuk yang sedang belajar mensyukuri yang ada, yang sedang belajar menerima istri/suami apa adanya, diambil dari warnaislam.com

Be a man of your words!

andhy on December 16th, 2008

When a person promises something and didn’t deliver at the end, what would we think of the person?
If the person really put in a lot of effort but just that he didn’t have the luck to get it done, then he can be forgiven and be trusted for the next time. But if he didn’t take it seriously and slack all the time and we somehow predicted what would happen, then he doesn’t worth our trust anymore.

Your words and your actions will build other people faith and trust in the words that you speak. So, when you openly pronounce with your words that you’re going to do something, then you should follow suit and backing up your words with serious action. The pattern of being a person who doesn’t back up their words will become incredibly noticeable as to being a liar and he will lose the people faith and trust.

Trust is something very hard to regain once you lose it.

addthis_url = 'http%3A%2F%2Fandhy.qwords.net%2Fbe-a-man-of-your-words%2F'; addthis_title = 'Be+a+man+of+your+words%21'; addthis_pub = '';

Kontemplasi

yayan on December 16th, 2008
Disclaimer: bukan narsis, hehe.
28 Nov 2008 @ Gerbang Ganesha
Sejenak refreshing setelah penat seminggu penuh berkutat pada hobby-ku: desain chip :) Sambil merenungi kembali perjalanan yang sudah dilalui .. ya Allah, mudahkanlah segala urusanku ..

Skype in Ubuntu 8.04 Hardy Heron

andhy on December 16th, 2008

Mungkin kita sudah tidak asing lagi dengan Skype.
Skype adalah sebuah software gratis yang dapat digunakan untuk komunikasi dengan teknologi P2P (peer to peer) melalui jaringan internet public. Dengan program ini, pengguna skype dapat melakukan panggilan ke id skype lain melalui teknologi VOIP (voice over IP) dengan gratis melalui komputer yang terhubung dengan jaringan internet. Tentu saja selain terhubung dengan internet, komputer yang digunakan tersebut juga harus memiliki speaker dan microphone yang digunakan untuk alat menelfon dan menerima telfon.
Kualitas suara dari panggilan dengan skype juga lumayan bagus untuk sesuatu yang gratis. Kualitas ini tentunya ada hubungannya dengan bit rate internet yang digunakan. Karena suara dilewatkan melalui jaringan internet publik, maka skype melakukan enkripsi untuk setiap trafic yang dikirimkan sehingga dengan cara ini dapat melindungi privasi pengguna saat menelfon.

Skype ini ternyata bisa digunakan untuk berbagai OS. Untuk ubuntu Hardy maka cara instalasinya cukup mudah yaitu sebagai berikut :

  1. Tambah repository dulu dengan cara cara jalankan script :
    sudo wget http://www.medibuntu.org/sources.list.d/hardy.list –output-document=/etc/apt/sources.list.d/medibuntu.list
  2. Kemudian tambahkan GPG Key:
    sudo apt-get update && sudo apt-get install medibuntu-keyring && sudo apt-get update
  3. Terakir tinggal install aplikasinya :
    sudo apt-get install skype

Selesai dah, tinggal login dengan id skype yang dimiliki dan siap untuk melakukan/menerima panggilan telfon )

addthis_url = 'http%3A%2F%2Fandhy.qwords.net%2Fskype-in-ubuntu-804-hardy-heron%2F'; addthis_title = 'Skype+in+Ubuntu+8.04+Hardy+Heron'; addthis_pub = '';

Man behind crisis

yayan on December 15th, 2008
Pernahkah Anda berpikir bahwa praktisi (engineer) dan ilmuwan (scientist) berperan besar dalam krisis dunia? Bukankan tujuan ilmuwan menemukan teori dan praktisi menerapkannya adalah untuk kemajuan dan kesejahteraan umat manusia?

Ada anekdot berkata, "Kalau politisi yang penting benar, kalau ilmuwan yang penting jujur". Artinya, kalau politisi menyelesaikan masalah dengan segala cara, tidak jujur sekalipun, asal selsesai dan dianggap benar, ilmuwan beda lagi, berusaha untuk menyelesaikannya dengan cara ilmiah, walaupun dirinya akan dianggap bersalah.

Teorinya begitu, nyatanya tidak. Karena ilmuwan juga manusia yang punya tendensi dan kepentingan. Seperti apa yang dilakukan para ekonom dunia, kalau nggak mau disebut mafia dunia. Menciptakan alat mengerikan yang dapat memberikan keputusan ekonomi dengan memprediksi keuntungan dan kerugian. Teori dan perhitungan matematis dibuat oleh scientist seperti matematikawan, implementasi dibuat oleh engineer elektronika dengan membuat super computer. Berikut artikelnya.

http://www.nytimes.com/2008/10/12/opinion/12dooling.html?_r=2&em=&oref=slogin&pagewanted=all&oref=slogin

“BEWARE of geeks bearing formulas.” So saith Warren Buffett, the Wizard of Omaha. Words to bear in mind as we bail out banks and buy up mortgages and tweak interest rates and nothing, nothing seems to make any difference on Wall Street or Main Street. Years ago, Mr. Buffett called derivatives “weapons of financial mass destruction” — an apt metaphor considering that the Manhattan Project’s math and physics geeks bearing formulas brought us the original weapon of mass destruction, at Trinity in New Mexico on July 16, 1945.

jangan sekali kali melupakan sejarah

kulofebri on December 15th, 2008
Jas merah (jangan sekali kali melupakan sejarah)..ungkapan yang terkenal dari bapak bangsa soekarno untuk mengingatkan kita agar kita senantiasa menghargai sejara, masa lalu yang telah mengajarkan kita kebijaksanaan melangkah menuju masa depan.

hal ini pula yang selalu didengungkan om kepadaku tatkala aku menginjakkan kakiku di surabaya. sebuah petuah untuk seorang anak muda yang baru mulai melangkah menyusun masa depan.2 setengah tahun yang lalu kota ini menunjukkan wajah malamnya ketika ku harus transit dari probolinggo ke jogja..

cerita akhir pekan ini dimulai ketika kamis malam. Kantorku sekarang menetapkan hari jumat setiap 2 minggu sekali adalah hari libur, hal ini menunjang balanced life & work (bahasa HR dan formalnya). tujuan weekend kali ini adalah menghadiri pesta pernikahan teman seperjuangan.

aku bergegas bersiap untuk berangkat menuju gambir untuk naik kereta anggrek tujuan surabaya. aku berangkat ke surabaya menggunakan kereta anggrek.perjalanan naik angkot kurang mulus ditandai dengan insiden ketiduran sampai terminal senen, terpaksa naik bemo menuju gambir agar tidak ketinggalan kereta, dsini aku masih sempat bertemu kakak untuk minta uang saku untuk perjalanan kali in..he3

aku duduk bersama seseorang yang berasyik mahsyuk dgn telepon dan orang di ujung telepon sana, andai aku bisa bertemu denganmu alil..miss u already
kita sama2 menghabiskan malam dengan membaca buku, dia membaca buku tentang israel dan palestina sementara aku menghabiskan tetralogi pulau buruku..ya rumah kaca
seri terakhir dari buku ini sedikit mengecewakanku, R.M Minke diceritakan sebagai orang ketiga berbeda denga ketiga novel sebelumnya..tidak banyak diceritakan kisah kasih antara Minke dan annelies, ang san mei atau princes kasiruta..hubungan antara jacques pangemanann dan paulette terkesan kaku..

aku ketiduran terlelap, terbangun oleh suara telepon teman di sebelahku..
aku merasa daerah yang aku lewati ini aku kenal dengan baik, rumah2 bergaya kudus..pohon jati..dan gunung yang menjulang..itu pasti muria sangkaku..
maka ketika omku bertanya sudah sampai mana, aku deskripsikan ciri2 yang aku ketahui dan benar saja keretaku masih berjalan di daerah cepu.

setelah membaca tetralogi pulau buru dan berjalan memlewati cepu, randublatung dll..dan nantinya lewat daerah wonokromo di surabaya memberikan efek kisah itu nyata pernah ada di bumi hindia pada jaman kolonialisme..


biasanya kereta terlambat dua jam cerita lama..lagu dari iwan fals yang sering kudengar sejak aku masih smp dan akhirnya sering aku alami ketika aku masih kuliah saat senang bepergian menggunakan kereta, masih aku alami juga meskipun aku menggunakan kereta anggrek.1,5 jam dari waktu yang tertera di tiket..

surabaya pasar turi..here i come,
om sudah menunggu di pelataran parkir.surabaya yang terkenal garang memberikan salam dengan sedikit sopan.matahari tidak angkuh menampakkan muka.dari stasiun kami menempuh perjalanan ke arah sidoarjo.kami mampir dirumah makan yang menyediakan sop buntut dan sop iga yang top(walopun menurutku sop buntut paling enak itu ketika aku di site karena bisa ambil seberapapun kita mau, dan sop iga paling enak adalah sop iga di rumah mertua karena makannya barengan anaknya yang cantik :D)aku memilih menu buntut bakar..perut terasa kenyang diisi makanan hangat dan segar..ready to rumble

kemudian kita bersama menuju masjid agung di surabaya untuk menunaikan ibadah jumat, masjid yang besar dan menjulang tinggi di ujung kota surabaya ini terlihat masih sepi dan juga tidak terlalu penuh..(i guess)..tapi ketika kami sedang mencari tempat wudhu tiba2 berkumandang suara iqomah..ya iqomah..kami meyakini itu..ternyata ceramah sudah selesai di sampaiakan..soa yang kami kira pembukaan oleh takmir ternyata doa yang di panjatkan khotib untuk menutup khutbahnya..setelah sholat jumat kita menyambangi rumah omku di daerah delta di sidoarjo untuk mematikan lampu..ternyata omku ini tetangga dari pasangan cagub dan cawagub jatim Kaji yang ternyata juga rumahnya berhadap-hadapan..

sehabis sholat jumat, aku menikmati pecel dan juga ayam goreng di rumah omku..terasa nikmat..kemudian aku merebahkan badan untuk menghilangkan kepenatan setelah menempuh perjalanan hampir 1000km ini.

di malam harinya, aku menyantap kambing oven masakan pondok makan tempoe doeloe
terlalu banyak untuk porsiku, ditambah omku tidak menghabiskan guraminya..jadilah aku mengisi punuk2 di tubuhku untuk bertahan hidup beberapa hari kedepan.

kami bergegas menuju lapangan bulu tangkis..setiap hari selasa dan jumat omku selalu berlatih badminton..terlambat untuk di usianya yang memasuki kepala empat ini.
namun aku kagum dengan komentar2 dari teman sepermainannya
om nya ini dulu belajar dari mulai nol putul..tapi semangatnya luar biasa.
ya semangat itu yang aku lihat..bermain rally2 panjang dan total bermain 5 seri..
saluuut.

malam hari aku merebahkan badan untuk menyongsong bsok , perjalanan ke ujung pulau jawa
pagi hari aku minta tolong di antar ke plaza marina..aku bertemu dengan adik ipar yang sedang kuliah di its.skalian menimba ilmu darinya..(kalo tidak bisa disebut mencari2 kabar tentang kakaknya)

aku ke bungurasih untuk melanjutkan perjalanan ke probolinggo
aku baru sadar kalo bus jurusan jalur pantura yang menyusuri pantai ke situbondo dan banyuwangi terlalu sedikit..dan aku juga berdiri di lajur bus patas yang akan terlalu lama menunggu penuh..aku naik bis ke arah jember untuk nantinya per di kota probolinggo..

porong kami lalui dengan menggeliat, hujan yang deras semakin menyiutkan nyali sopir jalaur2 pantura yang terkenal ganas.dan aku hanya bisa menahan perasaan kesal ketika jalur ini aku tempuh dalam waktu 4, 5jam..

aku sampai di kraksaan..sebuah kecamatan yang di proyeksikan menjadi ibukota kabupaten probolinggo nantinya..dulu..2,5 tahun yang lalu aku pernah menghabiskan waktu kerja praktekku sebulan di tempat ini, aku sudah berkeliling mulai dari sepeda gembira, main ke candi jabung, pasuruan, jember dan juga gunung bremi..kalo mengingat masa itu..apa yang didapat dari kape..maka jawabanya adalah dua 1. nelpon dan 2. touring.



Uneg2…

asetyaman on December 14th, 2008
Pfiuh, undangan nikahan manda, andri, nine, wahyu, dody mewarnai setidaknya 2 minggu ini… belum lagi kelahiran 2 keponakan dari ivan ama teh rita…  dan belum lagi permasalahan dengan si malay… hmm semuanya bikin amy gamang… gamang akan masa depan yang ada di depan amy sekarang… begitu banyak pilihan… begitu banyak anugrah… begitu banyak cobaan… ntah [...]

Email kantor untuk kepentingan pribadi?

andhy on December 13th, 2008

Sering aku melihat beberapa orang menggunakan email kantor/perusahaan untuk kepentingan pribadi seperti untuk ikutan millis atau sekedar memforward pesan-pesan lucu saja ke beberapa orang. Dulu saya juga pernah menggunakan email kantor untuk berkirim & memforward pesan2 lucu, tetapi mengingat urgensi email bagi pekerjaanku maka aku tidak lagi menggunakan email kantor untuk kepentingan pribadi apalagi untuk ikut millis umum yang kebanyakan bersifat *nyampah* ) Malah sekarang aku sering bertanya-tanya, kenapa masih banyak yang menggunakan email kantor untuk kepentingan prbadi ya?

Hm..mungkin jawabannya bisa bermacam-macam kali ya ) .
Ada yang berpikiran sama dengan aku dulu, yaitu cukup 1 email buat macem-macem sehingga praktis, sebagian lagi ada yang karena di tempat ia bekerja tidak mengijinkan trafic internet selain email, akibatnya tidak bisa membuka free email seperti yahoo atau gmail yang digunakan untuk kepentingan pribadi dan mungkin ada beberapa alasan lain.

Sebenarnya menggunakan email kantor untuk kepentingan pribadi sangat berisiko.
Resiko Pertama adalah mailbox nya penuh. Tidak jarang bagi orang yang mengikuti millis/mengirim pesan-pesan ga penting menggunakan email kantor, karena kebanyakan email ga penting yang masuk ke email kantor tersebut maka kapasitas mailbox email penuh sehingga email yang ditujukan ke alamat email kantor tersebut tidak akan diterima lagi karena sudah penuh mailboxnya. Nah jika saat mailbox penuh itu terdapat email penting yang berkaitan dengan kerjaan maka sudah pasti email tersebut tidak akan diterima, dan ini bisa jadi masalah besar deh. D
Resiko kedua adalah berkaitan dengan image perusahaan. Entah secara sadar atau tidak, sebagian orang yang menggunakan email kantor untuk millis tidak jarang mempermalukan tempat mereka bekerja dengan isi pesan email yang dikirim ke millis tersebut sehingga akan membuat buruk image perusahaan tempat ia bekerja.
Resiko ketiga adalah salah kirim. Karena sering digunakan untuk millis dan berkirim email yang tidak penting, maka kadang-kala terjadi salah kirim. Email yang menggandung data penting dan sensitif/rahasia yang seharusnya tidak boleh terkirim ke milis tetapi karena sudah terbiasa berkirim ke millis maka bisa jadi data tersebut salah tidak sengaja terkirim ke millis. Nah jika di millis itu ada orang yang merupakan kompetitor perusahaan maka ini bisa jadi masalah besar. D

Karena mengingat resiko yang akan ditimbulkan, maka sebaiknya memang email kantor tidak digunakan untuk kepentingan pribadi. Untuk kepentingan pribadi dan tidak ada hubungannya dengan kantor, maka sudah seharusnya menggunakan email lain, misalnya gmail atau yahoo. Alasan jika dikantor trafik internet selain email diblok sebenarnya bukan alasan yang tepat lagi mengingat sekarang ini teknologi email yang makin berkembang dan tarif internet semakin bersaing. Jika tidak ada internet di tempat kerja, kita seharusnya masih bisa mengakses email via ponsel. Misalkan saja bila menggunakan Gmail, maka ada aplikasi gmail mobile nya cukup bagus untuk diinstall di ponsel sehingga kita bisa mengakses email lewat ponsel dengan mudah dan cepat. Kalau mau yang lebih realtime lagi bisa setting pop3 atau imap di ponsel sehingga email masuk ke ponsel seperti sms. Atau kalau mau yang lebih bagus lagi ya langganan blackberry )

Oya,ini hanya pandangan pribadi saja lho, bukan untuk menggosipkan siapa-siapa. No offense lah ya )

addthis_url = 'http%3A%2F%2Fandhy.qwords.net%2Femail-kantor-untuk-kepentingan-pribadi%2F'; addthis_title = 'Email+kantor+untuk+kepentingan+pribadi%3F'; addthis_pub = '';

The (Buried) Emerald of Equator

lakso on December 12th, 2008

Kemarin malam saya baru saja menjalankan amanah sebagai duta bangsa. Duta bangsa?? Hehe… sebenarnya ini hanya istilah dari saya sendiri. Jadi ceritanya sekitar tiga minggu lalu, pegawai TU KyuTech, Kobayashi-san, mengumumkan kepada seluruh mahasiswa asing yang ada di KyuTech Iizuka Campus bahwa tanggal 10 Desember 2008 ini akan ada pesta (saya lebih suka menyebutnya sebagai gathering party) seluruh mahasiswa asing dari tiga kampus KyuTech. Kobayashi-san juga mengumumkan bahwa mencari dua orang mahasiswa asing untuk memperkenalkan negaranya masing-masing saat gathering party nanti. Awalnya saya tidak terlalu tertarik untuk menanggapi permintaan ini, tapi seminggu kemudian ketika Kobayashi-san menawarkan langsung kepada saya, entah kenapa saya mengiyakan tawaran itu.

Sebenarnya saya ingin membuat materi presentasi tentang Indonesia jauh-jauh hari sebelumnya, tapi apa daya hingga H-2  idenya belum ada. Ketika pertama kali menyatakan bersedia untuk memperkenalkan Indonesia, yang terpikir oleh saya adalah saya harus membuat presentasi yang impresif dan yang bisa memperkenalkan sisi positif Indonesia. Mungkin ada yang beranggapan,

Ngapain juga rumit-rumit mikirin presentasi, toh presentasinya cuman 10 menit doang. Bikin yang biasa-biasa aja! Lagian masih banyak deadline kerjaan yang lain.

Well, kalau menurut saya sendiri ini momen yang penting untuk menunjukkan sisi positif Indonesia. Ingin sekali rasanya saya dapat menunjukkan bahwa Indonesia itu damai, indah, dan beragam.  Alhamdulillah, akhirnya pada H-2 kemarin saya mendapatkan ide tentang bagaimana desain, flow, dan materi presentasinya. Karena waktu yang tersisa hanya 2 hari,  itupun waktunya masih dibagi dengan kesibukan harian, saya harus begadang selama 2 hari terakhir (Yeah, Sangkuriang Project is begin..!).

Selama mempersiapkan bahan presentasi kemarin, saya banyak merenung. Merenung dan bersyukur atas segala karunia yang dilimpahkan oleh Allah kepada tanah air saya, Indonesia. Sampai saat ini saya masih belum menemui sebuah negara yang memiliki wilayah yang luas (Indonesia merupakan negara dengan wilayah terluas ke-16 sedunia), yang memiliki kekayaan alam yang melimpah (kita semua tahu Indonesia memiliki minyak bumi, gas alam, dan aneka bahan tambang lainnya), yang begitu kaya dengan keanekaragaman hayatinya (di sebuah pulau Kalimantan saja terdapat 15,000 jenis tanaman, 3000 jenis pohon, 221 spesies mamalia, dan 420 jenis burung), yang memiliki keragaman sosial budaya yang begitu besar tetapi masih dapat hidup berdampingan secara damai (dengan jumlah penduduk berjumlah 240 juta jiwa, di Indonesia terdapat lebih dari 350 suku daerah dengan sekitar 300 jenis bahasa daerah yang berbeda). What a great country!

Merenung dan sedih karena negara dengan kekayaan alam yang melimpah seperti Indonesia masih belum bisa mensejahterakan rakyatnya sendiri, hal ini seperti tikus yang mati kelaparan di lumbung beras. Seringkali kekayaan alam Indonesia dieksplorasi habis-habisan, namun tanpa ada upaya rekonservasi yang setimpal, tengok saja berapa banyak kasus alam Indonesia yang rusak dan ditinggalkan begitu saja seusai eksplorasi penambangan, atau berapa banyak hutan Indonesia yang hilang setiap harinya akibat ilegal logging. Saat membuat materi presentasi kemarin, saya sempat menemukan sebuah foto hutan di Kalimantan yang diambil pada tahun 2005. Saya sudah hampir memasang foto tersebut di materi presentasi saya, hingga saya membaca keterangan yang tertera di bawah foto tersebut ‘anyway, all slotted away by logging’. Saya langsung mengurungkan niat saya. Sedih rasanya jika saya harus menampilkan foto alam Indonesia yang kini kondisinya telah berbeda 180 derajat. Indonesia memang kaya dengan berbagai hasil tambang atau kekayaan alam lainnya namun di satu sisi Indonesia juga kaya akan berbagai macam permasalahan kerusakan alam. Dan masih banyak renungan akan berbagai permasalahan lainnya yang ada di Indonesia.

intro_slideslide_2slide_3
Anyway, akhirnya setelah begadang selama 2 hari saya berhasil menyelesaikan materi presentasi saya yang berjudul “Indonesia, The Emerald of Equator”. Well, I’m satisfied with my work, it was cool enough. If you’re curious about it, I can send it to you by email. Dalam presentasi kemarin saya juga memutar film pendek berdurasi 3 menit tentang Indonesia (terima kasih buat Mas Imam yang memperkenankan saya menampilkan filmnya). Alhamdulillah, keseluruhan presentasi saya berlangsung lancar dan mendapatkan respon bagus baik dari staff universitas maupun teman-teman mahasiswa asing yang lain.

Bangkit INDONESIA !!

      

Ga Penting

asetyaman on December 12th, 2008
PENGEN FOTO AMA MICKEY AMA MINNIE MOUSE!!!! :(( HUKS… HUKS… Singapore, 10 Desember 2008 Posted in Uncategorized      

Mati lampu dan teknologi

narpen on December 12th, 2008
Suatu malem gw lagi ngejar deadline, trus tiba2 mati lampu dong… waah, melotot lah gw di depan lappie… (emosi sebenernya, tapi emangnya klo gw pelototin bisa nyala lagi tu lampu??) Tapi tentu aja semua itu ga masalah, hoho.. Karena semuanya aman2 saja, kan gw pake laptop.. Di tengah kegelapan gw pun tetep bisa melanjutkan dengan tersenyum tenang.. [...]

Vlookup in Excel

andhy on December 12th, 2008

This is just a note for me, how to use vlookup in Excel.

Suppose that we had table with 2 column (name of football player with his club) as bellow :

And the we have another table with column football player and we want to know where the club for each player based on table given in the first table.

Than we should use vlookup for this kind of comparison as bellow :

The other tutorial for vlookup can be found here

addthis_url = 'http%3A%2F%2Fandhy.qwords.net%2Fvlookupinexcel%2F'; addthis_title = 'Vlookup+in+Excel'; addthis_pub = '';

Doa Bisa Mengubah Taqdir

harimukti on December 11th, 2008
Dalam sebuah hadits Nabi shollallahu ’alaih wa sallam menjelaskan bahwa taqdir yang Allah ta’aala telah tentukan bisa berubah. Dan faktor yang dapat mengubah taqdir ialah doa seseorang. Bersabda Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam: “Tidak ada yang dapat menolak taqdir (ketentuan) Allah ta’aala selain do’a. Dan Tidak ada yang dapat menambah (memperpanjang) umur seseorang selain (perbuatan) baik.” [...]

Doa Bisa Mengubah Taqdir

harimukti on December 11th, 2008
Dalam sebuah hadits Nabi shollallahu ’alaih wa sallam menjelaskan bahwa taqdir yang Allah ta’aala telah tentukan bisa berubah. Dan faktor yang dapat mengubah taqdir ialah doa seseorang. Bersabda Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam: “Tidak ada yang dapat menolak taqdir (ketentuan) Allah ta’aala selain do’a. Dan Tidak ada yang dapat menambah (memperpanjang) umur seseorang selain (perbuatan) baik.” [...]