Smile :)

yayan on November 19th, 2008
Tak baik berlama-lama kosong.. hohoh.. jadi kuambilkan tulisanku di newsgruop vs.getemono. Here we go!

Bagi para penyuka animasi, tahukah Anda bahwa Toy Story dan Shrek dibuat menggunakan ilmu FACS (Facial Action Coding System http://en.wikipedia.org/wiki/Facial_Action_Coding_System)?

Alkisah, Paul Ekman (http://www.paulekman.com/) dan Wallace Friesen melakukan riset menyusun taksonomi untuk mimik wajah. Dengan terus berkonsultasi dengan para pakar anatomi wajah, mereka memadupadankan 43 gerakan otot berbeda yang bisa dibuat oleh wajah. Walhasil, mereka dapat membuat kombinasi gerakan otot wajah yang memiliki makna sebanyak hampir sepuluh ribu kombinasi, lalu dituangkan dalam dokumentasi setebal 500 lembar! (http://www.face-and-emotion.com/dataface/facs/description.jsp)

Ceritanya, Ekman dan Friesen melakukan riset dengan mengumpulkan sejumlah relawan yang dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok diminta mengingat-ingat kembali pengalaman mereka yang sangat berat (bisa dibilang membuat trauma). Satu kelompok diminta untuk 'berakting' menurut mimik wajah FACS. Hasilnya, kedua kelompok mengalami kenaikan laju denyut jantung yang sama dan kenaikan suhu tubuh yang persis.

Nah, beberapa waktu kemudian, beberapa Psikolog Jerman mencoba hal yang sama. Mereka meminta dua kelompok relawan untuk mengamati gambar-gambar kartun. Kelompok pertama harus melakukannya sambil menggigit pulpen (yang memaksa mereka untuk tersenyum), kelompok kedua menggunakan bibirnya untuk menjepit pulpen (yang membuat mereka mustahil untuk tersenyum).

Hasilnya? Yang menggigit pulpen dengan gigi (sehingga terpaksa tersenyum) jauh lebih merasa bahwa kartun-kartun itu lucu, sementara relawan yang menjepit pulpen dengan bibi (sehingga sulit tersenyum) merasa kartun itu biasa saja. Wow!

Ada artikel menarik tentang 'Facial Action' ini dari The New Yorker (http://www.gladwell.com/2002/2002_08_05_a_face.htm). Coba buka yang pdf nya. Mungkin ihwal ini yg sering kita sebut *sugesti*?

Let's smile :)

--
yayan

Tambahan:
Setiap orang memiliki cara berbeda-beda untuk menyatakan maksud melalui bahasa tubuh (gesture language).

Bagaimana dengan wajah? Apakah bahasa wajah/mimik universal?

Berikut video menarik yang membahas ini:

Is your face giving you away? Meet renowned psychologist Paul Ekman, who has spent his life studying how our facial muscles involuntarily reveal emotions like sadness and anger. His comprehensive catalog of human facial expressions has become an important tool for everyone from law enforcement agents to animators.
http://www.youtube.com/watch?v=-PFqzYoKkCc

--
Yayan
ps. Just curious, adakah penelitian psikologi 'melihat foto orang tersenyum bisa mempengaruhi orang untuk tersenyum'?

Yan Syafri Hidayat wrote:

> ps. Just curious, adakah penelitian psikologi 'melihat foto orang
> tersenyum bisa mempengaruhi orang untuk tersenyum'?

Ada, ini disebut "efek mirroring". Coba perhatikan:
* Mengapa kita membalas senyum seseorang yang tidak kita kenal yang tiba-tiba tersenyum pada kita?
* Mengapa kita tersenyum kepada bayi yang tertawa/terseyum pada kita padahal kita tidak tahu apa maksud bayi tersebut
* Mengapa kita tertawa/tersenyum jika melihat orang-orang di TV tertawa/tersenyum.

Dan bukan hanya tertawa atau tersenyum, tapi juga jika kita melihat orang lain tertawa, menangis dll, maka secara *tidak sadar* kita akan berusaha me-mirror-kan keadaan itu pada diri kita.

Mangapa ini terjadi? Karena kita adalah mahluk sosial, yang berusaha ber-empati kepada orang lain.

http://en.wikipedia.org/wiki/Mirroring_(psychology)

# Lho ada yg. bilang kan "kamu adalah kaca saudaramu"...

Dan lebih lanjut *seharusnya* tidak bisa hidup bahagia/tertawa diatas penderitaan orang lain. Berkaitan dg. itu jika kita ingin membuat seseorang tidak peduli dg. lingkungan, maka *pisahkan* perasaannya dengan lingkungannya. Atau dengan meng-dis-asosiasikan perasaannya dg. perasaan lingkungannya. Maka dia tidak akan peduli dg. lingkungannya.

Caranya mudah, agar seseorang tidak merasakan penderitaan rakyat miskin
dan/atau melupakan penderitaan, cukup retorika dimulut saja:
- buat dia *tidak pernah* hidup dg. orang miskin
- buat dia hanya mengalami hal-hal mewah, seperti belanja di tempat
super-mewah, tidak pernah mengalami kemacetan dan panasnya bis PPD
di jam sibuk
- cekoki dengan kehidupan mewah dan glamour lewat TV...

Dengan mudah seorang akan merasa bahwa kemiskinan itu bukan dunianya.

# Hal ini dipraktekkan di Korut... dan cukup berhasil
# Dan semoga tidak terjadi di Indonesia

--
eko

Subscribe to this blog's RSS feed

Singapore means training+jalan2..

me, myself, and jolie on November 18th, 2008

(My) hand made kimchi

yayan on November 16th, 2008


Bagus ga keliatannya? Sudah lama sekali projek uji coba ini ingin ku lancarkan. Tapi baru sekarang bisa terlaksana.

Setelah punya 'kandidat' tempat nyimpen yg baik, akhirnya Sa buat Kimchi. Apa itu kimchi? Cari sendiri di wikipedia ada. Ato anak2 yg tergila-gila ama Korea ato cuma sekedar doyan nonton acara TVnya pasti tau ato pernah liat Kimchi.

Kita liat 2-3 hari ini,apa Kimchi buatan Sa berhasik ato tidak. Klo berhasil, ntar baru Sa post resepnya. Ssstt... jangan bilang2 ya?!
^_^

Nb: wew baru kerasa panasnya bekas cabe ditangan

suwon blue wings vs pohang steelers

viczhoel on November 14th, 2008

The list below is from detik sport, shows all Asian Championship’s winners through times..

Asian Champion Club Tournament
1967 Hapoel Tel-Aviv (Israel)
1969 Maccabi Tel-Aviv (Israel)
1970 Taj Club (Iran)
1971 Maccabi Tel-Aviv (Israel)

Asian Club Championship

1986 Daewoo Royals (Korea Selatan)
1987 Furukawa (Jepang)
1988 Yomiuri (Jepang)
1989 Al-Saad (Qatar)
1990 Liaoning (China)
1991 Esteghlal (nama baru Taj Club)
1992 Al-Hilal (Arab Saudi)
1993 Paas (Iran)
1994 Thai Farmers Bank (Thailand)
1995 Thai Farmers Bank (Thailand)
1996 Ilhwa Chunma (Korsel)
1997 Pohang Steelers (Korsel)
1998 Pohang Steelers (Korsel)
1999 Jubilo Iwata (Jepang)
2000 Al-Hilal (Arab Saudi)
2001 Suwon Samsung Bluewings (Korsel)
2002 Suwon Samsung Bluewings (Korsel)

AFC Champions League

2003 Al-Ain (Uni Emirat Arab)
2004 Al-Ittihad (Arab Saudi)
2005 Al-Ittihad (Arab Saudi)
2006 Chonbuk Hyundai Motors (Korsel)
2007 Urawa Red Diamonds (Jepang)
2008 Gamba Osaka (Jepang)

OK, have u checked the list? Now, notice that the most successful team is the one who ever wins the Championship twice. It is not the one actually, because there are several teams who ever managed to win the Championship twice, i.e. Taj Club/Esteghlal, Thai Farmers Bank, Pohang Steelers, Suwon Samsung Bluewings, and Al-Ittihad. Wow, i just realized that there is one Southeast Asia team between them, from Thailand. Its cool man..

OK, back to the topic. Now, please check which nation is the best according to the list. Well, it is South Korea (7), Japan (5), and Saudi Arabia (4), respectively. Finally, from both statistics i mentioned above, we may conclude that the most successful team from the best nation is Suwon Samsung Bluewings and Pohang Steelers from South Korea, rite?

And my point is, do you know that i watched a game between them once for free? Though actually by that time, i knew nothing about both teams and even said that that was a boring game, lol. Well, i was just totally surprised when i read the list and found out that they are so great regarding their achievement in Asian Championship. Somehow i felt proud that i ever watched them, live, in Suwon World Cup Stadium.

So, do i look like i’m just bragging myself? well, feel free to judge ^^

      

Today, It’s My Birthday

asetyaman on November 14th, 2008
23 years old… :) Jakarta, 14 November 2008 Posted in Uncategorized      

Iklan PKS ‘Pahlawankan’ Soeharto

harimukti on November 13th, 2008
Menanggapi tulisan saya sebelumnya yang berjudul “PKS Berterima Kasih Pada Soeharto”, berikut ini adalah penjelasan Presiden PKS mengenai hal tersebut, yang berhasil saya peroleh dari sebuah milis. Semoga bermanfaat dan menjadi sebuah penjelasan…   —————————- Iklan PKS ‘Pahlawankan’ Soeharto Tifatul Sembiring: Konsepnya Tidak Begitu Arfi Bambani Amri Tifatul Sembiring (banten.go.id) VIVAnews - Iklan Partai Keadilan Sejahtera menggambarkan mantan Presiden Soeharto sebagai ‘Guru Bangsa’ [...]

Autotag versus user-friendly library..

Eru on November 13th, 2008

Dulu, tiap kali denger musik digital, gua pakai Winamp. Tapi sejak punya laptop dengan Windows Vista original dan Windows Media Player 11, gua jadi suka pakai WMP. Alasan terkuatnya, karena media library-nya lebih enak dilihat dan bisa narik info album dari database online secara gratis (nggak kaya iTunes yang berbayar), jadi koleksi lagu gua lebih gampang dilengkapin datanya, kaya cover art, pengarang, tahun, dll.

Tapi ternyata Winamp tetap punya kelebihan dibanding WMP. Winamp punya kemampuan smart detection, yang bikin dia bisa nebak informasi suatu file audio dari nama folder sama nama file, kalau file itu nggak punya metadata (data tentang data, dalam hal ini data yang diberi data adalah file audio. Misalnya nama artis, judul lagu, judul album, tahun, dll. Metadata juga salah satu senjata andalan Roy Suryo dalam analisis foto syur -P ). Akibatnya database lagu yang hampir semuanya udah bisa dibagi berdasarkan artis, album, dll. waktu di Winamp, jadi berantakan waktu dibuka di WMP, karena WMP cuma nyusun database berdasarkan metadata tapi file-file lagunya ternyata nggak ada metadatanya.

Akhirnya gua gabungin kemampuan dua media player itu. Winamp gua suruh nulis hasil deteksinya jadi metadata di dalam file, sehingga WMP bisa nyusun library dengan lebih rapi. Dan dari library yang rapi itu, WMP pun bisa nyari info tambahan dengan lebih mudah.

Huah, meracau lewat tengah malam.. -P

      

Good News from Indonesia

viczhoel on November 12th, 2008

well, i’ve asked permission from the author since a long time ago but i just posted it now.. here you go..

http://www.myindonesia.co.nr/

the link above is a uniquely interesting and refreshing website which i believed is authored by Mr. Akhyari, am i rite? the site delivers good news about Indonesia, my beloved country.. well, speaking about Indonesia as a homeland, most of Indonesian seemed perceived inferior and unworthy being Indonesian; compare with other nations; because of our minus things here and there.. me too.. but surfing through this site will give you a kind of refreshing breeze and open your eyes to something that probably you’ve never seen before.. the beauty, the strength, the uniqueness, the positive Indonesia..

Hail Indonesia, Long live Indonesia, Merdeka!!

      

Kisahku di Kupang

asetyaman on November 11th, 2008
Hari ini kuinjakan kaki di bumi kupang, sisi lain dari negeri ini yang memiliki bentuk keindahan yang berbeda dengan daerah2 lainnya… panas… kering… keras… tandus dan gersang… namun tetap indah di mata… seolah2 setiap bagian dari daerahnya menyiratkan sebuah daerah dengan tampilan keras dan penuh perjuangan di luar, namun lembut, penuh kasih sayang dan tegar di dalam… keindahan [...]

model keluarga muslim

agfaps on November 11th, 2008

1. Ketika Akan Menikah

# jangan lah mencari istri tapi ibu bagi anak - anak kita

# janganlah mencari suami, tapi ayah bagi anak - anak kita

2. Ketika Melamar

# Anda bukan sedang meminta kepada wali atau orang tua si gadis , tetapi meminta kepada Alloh melalui

orang tua si gadis.

3. Ketika Menikah

# Anda bukan menikah di hadapn penghulu tappi di hadapan Alloh

4. Ketika Resepsi Pernikahan

# Catat dan hitung semua tamu, yang datang untuk mendoakan anda….karena anda harus berfikir untuk mengundang mereka semua dan meminta maaf apabila anda berfikir untuk bercerai karena menyia - nyiakan doa mereka.

5. Sejak malam pertama

# Bersyukurlah dan bersabarlah , anda adalah seorang anak manusia dan bukan sepasang malaikat.

6. Selama Menempuh hidup berkeluarga

# Sadarilah bahwa jalan yang akan di lalui tidak melulu jalan bertabur bunga tapi juga semak belukar yang penuh onak dan duri.

7. Ketika biduk rumah tangga oleng

# Jangan saling melepas tangan , tapi sebaliknya justru semakin erat berpegangan tangan.

8. Ketika Belum memiliki anak

# Cintailah istri atau suami anda seratus persen.

9. Ketika memiliki anak

# Jangan bagi cinta anda kepada suami / istri dan anak anda, tetapi cintailah istri atau suami anda seratus persen dan cintai anak - anak masing - masing seratus persen.

10. Ketika ekonomi keluarga belum membaik

# yakinlah bahwa pintu rizki akan terbuka lebar berbanding lurus dengan tingkat ketaatan suami dan istri.

11. Ketika Ekonomi membaik

# Jangan lupa jasa pasangan hidup yang setia mendampingi kita semasa menderita .

12. Untuk anda dan suami

# Boleh bermanja - manja kepada istri tetapi jangan lupa untuk bangkit secara bertanggungjawab apabila istri membutuhkan pertolongan anda.

13. Ketika anda adalah istri

# Tetaplah berjalan dengan gemulai dan lemahlembut tetapi selalu berhasil menyelesaikan semua pekerjaan.

14. Untuk mendidik anak

# Jangan pernah berfikir bahwa orangtua yang baik adalah yang tidak pernah marah kepada anaknya karena orangtua yang baik adalah yang jujur kepada anak.

15. Ketika anak bermasalah

#Yakinlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak mau bekerjasama dengan orangtua, yang ada adalah anak yang merasa tidak di dengar orangtua.

16. Ketika ada PIL

# jangan di minum, cukuplah suami sebagai obat

17. Ketika ada WIL

# jangan di turuti, cukuplah istri sebagai pelabuhan hati

18. Ketika Memilih Potret Keluarga

# Pilihlah potret keluarga sekolah yang dalam masa pertumbuhan menuju potret keluarga masjid

19. Ketika Ingin Langgeng Harmonis

# Gunakan Formula 6 K

* ketakwaan
* kasih sayang
*Kesetiaan
* komunikasi dialogis
* keterbukaan
*kejujuran

sumber: myquran.org

      

PKS Berterima Kasih Pada Soeharto…

harimukti on November 11th, 2008
Begitulah kira-kira headline yang diangkat dalam acara “Apa Kabar Indonesia?” di stasiun TV One pada hari Selasa, 11 November 2008 pukul 07.30 wib. Diskusi dalam acara tersebut menghadirkan Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Mahfudz Sidiq dan Dirjen Pemberdayaan Sosial Departemen Sosial, Gunawan Sumodiningrat. Diskusi ini dilatarbelakangi oleh tindakan fenomenal yang dilakukan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Berbagai [...]

The Machinist dan impian..

Eru on November 10th, 2008

Tadi malam gua akhirnya nonton The Machinist. Film ini keluaran tahun 2004, dibintangi Christian Bale, Jennifer Jason Leigh, sama orang yang awalnya mirip Lawrence Fishburne di The Matrix tapi ternyata bukan. Dan walaupun pemerannya bintang-bintang Hollywood, ternyata film ini produksi Spanyol lho! Viva España! Hehehe.

Cerita film ini tentang seorang machinist (ketebaklah), orang yang kerjaannya membuat bagian atau komponen dari logam menggunakan mesin. Kalau bahasa Indonesia-nya tukang bubut kali ya. Nah, si tukang bubut ini, yang namanya Trevor (Bale), kena insomnia parah sampai nggak bisa tidur selama 1 tahun. 1 TAHUN. Nggak heran mukanya super pucat dan badannya kurus banget, beratnya cuma 50-an kg. Bayangin aja orang yang mukanya si pemeran Batman itu, bule, tinggi, tapi kerempeng kaya korban kelaparan di Afrika. Gara-gara penyakitnya ini, dia jadi sering berhalusinasi dan lama-lama ngerasa semua orang di sekitarnya berkonspirasi buat nyelakain dia, sampai-sampai dia kehilangan pekerjaan, teman, dan pacar. Stres deh pokoknya.

(spoiler) Ternyata, insomnia itu datang karena ada sesuatu yang mengganjal di jiwa Trevor. Jadi setahun sebelumnya, dia nabrak anak kecil yang lagi nyebrang jalan, tapi karena takut masuk penjara, dia kabur. Walaupun dia berhasil ngelupain kejadian itu, ternyata rasa bersalahnya nggak bisa hilang. Akibatnya, dia jadi insomnia parah seperti udah diceritain, dan si anak yang ditabrak itu, ibunya, dan mobil merah yang dia bawa waktu nabrak terus-terusan muncul dalam halusinasinya (Tapi dia tetap nggak ingat bahwa dia nabrak tuh anak. Hebat juga kemampuan melupakannya). Setelah dia akhirnya sadar dan nyerahin diri ke polisi, baru deh dia bisa tidur pulas di sel (yang anehnya serba putih kaya di film-film sci-fi)…

Setelah nonton film ini, gua tiba-tiba jadi mikir. Jangan-jangan selama ini gua juga sering menekan hasrat (positif) gua sendiri? Gua punya cita-cita, tapi belum melakukan langkah yang cukup konkret untuk mencapainya. Gua masih suka nunda-nunda kalau mau melakukan sesuatu. Gua suka ragu untuk maju, lama buat bisa yakin itu yang terbaik buat gua.

Padahal kalau ada yang mengganjal di jiwa, hidup nggak bisa tenang kan? Walaupun (semoga) nggak sampai bisa tidur setahun sih -P

      

cinta yang sederhana,,,,

agfaps on November 10th, 2008

Cinta tidak menguasai dan mengalah, tapi berbagi.
Bukan cinta namanya bila kita berkehendak mengontrol pasangan. Juga bukan cinta bila kita bersedia mengalah demi kepuasan kekasih. Orang yang mencinta tidak menganggap kekasih sebagai atasan atau bawahan, tapi sebagai pasangan untuk berbagi, juga untuk mengidentifikasi diri.

Bila kita berkeinginan menguasai kekasih (membatasi pergaulannya, melarangnya beraktivitas positif, mengatur seleranya berbusana) atau melulu mengalah (tidak protes bila kekasih berbuat buruk, tidak keberatan dinomorsekiankan) , berarti kita belum siap memberi dan menerima cinta.

Cinta itu konstruktif.
Individu yang mencinta berbuat sebaik-baiknya demi kepentingan sendiri sekaligus demi (kebanggaan) pasangan. Dia berani berambisi, bermimpi konstruktif, dan merencanakan masa depan. Sebaliknya dengan yang jatuh cinta impulsif. Bukannya berpikir dan bertindak konstruktif, dia kehilangan ambisi, nafsu makan, dan minat terhadap masalah sehari-hari. Yang dipikirkan hanya kesengsaraan pribadi. Impiannya pun tak mungkin tercapai. Bahkan impian itu bisa menjadi subsitusi kenyataan.

Cinta tidak melenyapkan semua masalah.
Penganut faham romantik percaya cinta bisa mengatasi masalah. Seakan-akan cinta itu obat bagi segala penyakit (panacea). Kemiskinan dan banyak problem lain diyakini bisa diatasi dengan berbekal cinta belaka. Faktanya, cinta tidaklah seajaib itu. Cinta hanya bisa membuat sepasang kekasih berani menghadapi masalah. Permasalahan seberat apapun mungkin didekati dengan jernih agar bisa dicarikan jalan keluar. Orang yang tengah mabuk kepayang-berarti tidak benar-benar mencinta-cenderung membutakan mata saat tercegat masalah. Alih-alih bertindak dengan akal sehat, dia mengenyampingkan problem.

Cinta cenderung konstan.
Ya, cinta itu bergerak konstan. Maka kita patut curiga bila grafik perasaan kita pada kekasih turun naik sangat tajam. Kalau saat jauh kita merasa kekasih lebih hebat dibanding saat bersama, itu pertanda kita mengidealisasikanny a, bukan melihatnya secara realistis. Lantas saat kembali bersama, kita memandang kekasih dengan lebih kritis dan

hilanglah segala bayangan hebat itu. Sebaliknya berhati-hatilah bila kita merasa kekasih hebat saat kita berdekatan dengannya dan tidak lagi merasakan hal yang sama saat dia jauh. Hal sedemikian menandakan kita terkecoh oleh daya tarik fisik. Cinta terhitung sehat bila saat dekat dan jauh dari pasangan, kita menyukainya dalam kadar sebanding.

Cinta tidak bertumpu pada daya tarik fisik.
Dalam hubungan cinta, daya tarik fisik penting. Tapi bahaya bila kita menyukai kekasih hanya sebatas fisik dan membencinya untuk banyak factor lainnya. Saat jatuh cinta, kita menikmati dan memberi makna penting bagi setiap kontak fisik. Kontak fisik, ketahuilah, hanya terasa menyenangkan bila kita dan pasangan saling menyukai personalitas masing-masing. Maka bukan cinta namanya, melainkan nafsu, bila kita menganggap kontak fisik hanya memberi sensasi menyenangkan tanpa makna apa-apa. Dalam cinta, afeksi terwujud belakangan saat hubungan kian dalam. Sedang nafsu menuntut pemuasan fisik sedari permulaan.

Cinta tidak buta, tapi menerima.
Cinta itu buta? Tidak sama sekali. Orang yang mencinta melihat dan menyadari sisi buruk kekasih. Karena besarnya cinta, dia berusaha menerima dan mentolerir. Tentu ada keinginan agar sisi buruk itu membaik. Namun keinginan itu haruslah didasari perhatian dan maksud baik. Tidak boleh ada kritik kasar, penolakan, kegeraman, atau rasa jijik. Nafsulah yang buta. Meski pasangan sangat buruk, orang yang menjalin hubungan dengan penuh nafsu menerima tanpa keinginan memperbaiki. Juga meninggalkan pasangan saat keinginannya terpuaskan, hanya karena pasangan punya secuil keburukan yang sangat mungkin diperbaiki.

Cinta memperhatikan kelanjutan hubungan.
Orang yang benar-benar mencinta memperhatikan perkembangan hubungan dengan kekasih. Dia menghindari segala hal yang mungkin merusak hubungan. Sebisa mungkin dia melakukan tindakan yang bisa memperkuat, mempertahankan, dan memajukan hubungan. Orang yang sedang tergila-gila mungkin saja berusaha keras menyenangkan kekasih. Namun usaha itu semata-mata dilakukan agar kekasih menerimanya, sehingga tercapailah kepuasan yang diincar. Orang yang mencinta menyenangkan pasangan untuk memperkuat hubungan.

Cinta berani melakukan hal menyakitkan.
Selain berusaha menyenangkan kekasih, orang yang sungguh-sungguh mencinta memiliki perhatian, keprihatinan, pengertian, dan keberanian untuk melakukan hal yang tidak disukai kekasih demi kebaikan. Seperti seorang ibu yang berkata tidak saat anaknya minta es krim, padahal sedang flu. Begitulah kita semua seharusnya bersikap pada pasangan.

sumber: milis

      

aku ingin mencintaimu dengan sederhana,,,,

agfaps on November 10th, 2008

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… “De’… de’… Selamat Ulang Tahun…” bisik seraut wajah tampan tepat di hadapanku. “Hmm…” aku yang sedang lelap hanya memicingkan mata dan tidur kembali setelah menunggu sekian detik tak ada kata-kata lain yang terlontar dari bibir suamiku dan tak ada sodoran kado di hadapanku. Shubuh ini usiaku dua puluh empat tahun. Ulang tahun pertama sejak pernikahan kami lima bulan yang lalu. Nothing special. Sejak bangun aku cuma diam, kecewa.Tak ada kado, tak ada black forest mini, tak ada setangkai mawar seperti mimpiku semalam. Malas aku beranjak ke kamar mandi. Shalat Subuh kami berdua seperti biasa. Setelah itu kuraih lengan suamiku, dan selalu ia mengecup kening,pipi, terakhir bibirku. Setelah itu diam. Tiba-tiba hari ini aku merasa bukan apa-apa, padahal ini hari istimewaku. Orang yang aku harapkan akan memperlakukanku seperti putri hari ini cuma memandangku. Alat shalat kubereskan dan aku kembali berbaring di kasur tanpa dipanku. Memejamkan mata, menghibur diri, dan mengucapkan. Happy Birthday to Me…Happy Birthday to Me…. Bisik hatiku perih. Tiba-tiba aku terisak. Entah mengapa. Aku sedih di hari ulang tahunku. Kini aku sudah menikah. Terbayang bahwa diriku pantas mendapatkan lebih dari ini. Aku berhak punya suami yang mapan, yang bisa mengantarku ke mana-mana dengan kendaraan. Bisa membelikan blackforest,bisa membelikan aku gamis saat aku hamil begini, bisa mengajakku menginap disebuah resor di malam dan hari ulang tahunku. Bukannya aku yang harus sering keluar uang untuk segala kebutuhan sehari-hari, karena memang penghasilanku lebih besar. Sampai kapan aku mesti bersabar, sementara itu bukanlah kewajibanku. “De… Ade kenapa?” tanya suamiku dengan nada bingung dan khawatir. Aku menggeleng dengan mata terpejam. Lalu membuka mata. Matanya tepat menancap di mataku. Di tangannya tergenggam sebuah bungkusan warna merah jambu. Ada tatapan rasa bersalah dan malu di matanya. Sementara bungkusan itu enggan disodorkannya kepadaku. “Selamat ulang tahun ya De’…” bisiknya lirih. “Sebenernya aku mau bangunin kamu semalam, dan ngasih kado ini… tapi kamu capek banget ya? Ucapnya takut-takut. Aku mencoba tersenyum. Dia menyodorkan bungkusan manis merah jambu itu. Dari mana dia belajar membukus kado seperti ini? Batinku sedikit terhibur. Aku buka perlahan bungkusnya sambil menatap lekat matanya. Ada air yang menggenang. “Maaf ya de, aku cuma bisa ngasih ini. Nnnng… Nggak bagus ya de?” ucapnya terbata. Matanya dihujamkan ke lantai. Kubuka secarik kartu kecil putih manis dengan bunga pink dan ungu warna favoritku. Sebuah tas selempang abu-abu bergambar Mickey mengajakku tersenyum.Segala kesahku akan sedikitnya nafkah yang diberikannya menguap entah ke mana.Tiba-tiba aku malu, betapa tak bersyukurnya aku. “Jelek ya de’? Maaf ya de’… aku nggak bisa ngasih apa-apa…. Aku belum bisa nafkahin kamu sepenuhnya. Maafin aku ya de’…” desahnya. Aku tahu dia harus rela mengirit jatah makan siangnya untuk tas ini Kupeluk dia dan tangisku meledak di pelukannya. Aku rasakan tetesan air matanya juga membasahi pundakku. Kuhadapkan wajahnya di hadapanku. Masih dalam tunduk, air matanya mengalir. Rabbi… mengapa sepicik itu pikiranku? Yang menilai sesuatu dari materi? Sementara besarnya karuniamu masih aku pertanyakan. “A’ lihat aku…,” pintaku padanya. Ia menatapku lekat. Aku melihat telaga bening di matanya. Sejuk dan menenteramkan. Aku tahu ia begitu menyayangi aku,tapi keterbatasan dirinya menyeret dayanya untuk membahagiakan aku.Tercekat aku menatap pancaran kasih dan ketulusan itu. “Tahu nggak… kamu ngasih aku banyaaaak banget,” bisikku di antara isakan. “Kamu ngasih aku seorang suami yang sayang sama istrinya, yang perhatian. Kamu ngasih aku kesempatan untuk meraih surga-Nya. Kamu ngasih aku dede’,” senyumku sambil mengelus perutku. “Kamu ngasih aku sebuah keluarga yang sayang sama aku, kamu ngasih aku mama….” bisikku dalam cekat. Terbayang wajah mama mertuaku yang perhatiannya setengah mati padaku, melebihi keluargaku sendiri. “Kamu yang selalu nelfon aku setiap jam istirahat,yang lain mana ada suaminya yang selalu telepon setiap siang,” isakku diselingi tawa. Ia tertawa kemudian tangisnya semakin kencang di pelukanku. Rabbana… mungkin Engkau belum memberikan kami karunia yang nampak dilihat mata, tapi rasa ini, dan rasa-rasa yang pernah aku alami bersama suamiku tak dapat aku samakan dengan mimpi-mimpiku akan sebuah rumah pribadi,kendaraan pribadi, jabatan suami yang oke, fasilitas-fasilitas. Harta yang hanya terasa dalam hitungan waktu dunia. Mengapa aku masih bertanya. Mengapa keberadaan dia di sisiku masih aku nafikan nilainya. Akan aku nilai apa ketulusannya atas apa saja yang ia berikan untukku? Hanya dengan keluhan? Teringat lagi puisi pemberiannya saat kami baru menikah… Aku ingin mencintaimu dengan sederhana…
sumber: www.eramuslim.com

      

the ball is round and live is like a wheel

viczhoel on November 10th, 2008

hm, it’s almost 7 a.m. now and I haven’t slept all night. but i’d like to postpone my sleep a little bit to write in my blog. OK, why ball? coz A.C. Milan couldn’t win the game versus Lecce today and lost it’s capolista. and it made me disappointed, since i am a kind of sympathizer of the club. but the point is it reminded me a proverb “the ball is round”. and then i was also reminded with the other proverb “live is like a wheel”.

now you can guess what it’s all about. oh, you can not? well, i was thinking about up and down, mystery of future, and so on. soon after that, just now actually, i am thinking about the role of hard work in our life. and destiny, too. if we are destined to be or do something, what is the meaning of present? hard work? decision? is it possible to change our true destiny? if i said that our destiny is in our hand and not anyone else, where would you put God? Isn’t He Almighty? Hasn’t He already written our ‘destiny book’ even before we were born? so again, what is the meaning of present? hard work? decision? can we make a change?

well, i do believe in God and written destiny. but in my opinion, destiny is a perfectly precise forecast of everything in our life. what we are doing now, what our decision will be, what is it’s impact, where our future lies, everything. just like a past for us, it is completely clear for Him.

but differ from God, we have no idea about the future. but we do realize that every choice, as simple as whether i have to continue this writing or just stop it and go to bed, will lead us to completely different future. from this point of view, yeah, the future is in our hand.

footnote: it quite amazes me how can a soccer game leads to a deep thought of future. well, this was not my intention in the first place. actually i was only thinking about uncertainty and up-and-down state of live from which i would end with wise words like live your life fully, work hard and accept your past. sigh, it does not suit me at all, talking like this. see ya